JAKARTA — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendapat apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Selain itu, BSSN juga disebut telah menuntaskan seluruh rekomendasi hasil audit yang diberikan BPK.
Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan, BSSN tercatat sebagai kementerian/lembaga tercepat dalam menyampaikan laporan keuangan kepada BPK. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen terhadap tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berkinerja.
“BSSN juga telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK secara tuntas, menjadikan BSSN sebagai contoh lembaga pemerintah yang responsif dan bertanggung jawab. Selain itu, BSSN turut berkontribusi dalam peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI) Indonesia tahun 2025,” ujar Nyoman dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).
Ia menilai, keberhasilan BSSN tidak hanya tercermin dari opini WTP yang kembali diraih, tetapi juga dari komitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi pemeriksaan secara tuntas. Capaian tersebut dinilai menunjukkan budaya tata kelola yang semakin kuat dan dapat menjadi contoh bagi kementerian maupun lembaga lain.
Nyoman menambahkan, berbagai capaian itu diharapkan menjadi fondasi untuk terus memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta kualitas pengelolaan keuangan negara agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan untuk memperkuat sistem pengendalian intern dan kualitas tata kelola pemerintahan.