Dishub Manado Raih Public Service Award Sulut 2026, Jeffry Worang: Jadi Tantangan Tingkatkan Pelayanan

Dishub Manado Raih Public Service Award Sulut 2026, Jeffry Worang: Jadi Tantangan Tingkatkan Pelayanan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado kembali mendapat apresiasi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Terbaru, Dishub Manado dianugerahi Public Service Award Sulawesi Utara 2026 oleh MarkPlus Institute dalam rangkaian Manado Marketing Festival 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja perangkat daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, adaptif, inovatif, serta mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor transportasi perkotaan.

Bagi Dishub Manado, penghargaan tingkat provinsi ini dinilai strategis mengingat sektor transportasi menjadi salah satu fondasi penting yang menopang aktivitas masyarakat, pergerakan ekonomi, perkembangan pariwisata, hingga konektivitas antarkawasan.

Penetapan penerima penghargaan dilakukan melalui tahapan pengajuan dan proses seleksi oleh tim manajemen puncak MarkPlus Institute. Pertimbangan penilaian mencakup kinerja, inovasi, serta prestasi kandidat, sebagaimana tercantum dalam surat undangan MarkPlus Institute tertanggal 3 Agustus 2026.

Capaian tersebut hadir di tengah kompleksitas kebutuhan sistem transportasi perkotaan. Dishub Manado menghadapi tantangan mulai dari pertumbuhan kendaraan, meningkatnya aktivitas ekonomi, perkembangan kawasan pariwisata, kebutuhan angkutan umum, persoalan parkir, keselamatan berlalu lintas, hingga tuntutan digitalisasi pelayanan.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dishub Kota Manado Jeffry Worang J., SE., M.A.P., pembenahan sektor perhubungan diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Sejumlah langkah didorong melalui penguatan tata kelola, peningkatan keselamatan dan ketertiban transportasi, pemanfaatan teknologi, inovasi layanan, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Jeffry menegaskan penghargaan tersebut bukan keberhasilan pribadi, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dishub Manado. “Penghargaan tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Dinas Perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jeffry, pelayanan publik di sektor transportasi membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta kemampuan membaca perubahan kebutuhan masyarakat. Ia menilai penghargaan tidak boleh membuat organisasi berhenti melakukan evaluasi karena persoalan transportasi terus berkembang mengikuti dinamika kota.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Manado dan Wakil Wali Kota Manado atas dukungan terhadap penguatan sektor perhubungan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado atas arahan serta dukungan selama proses peningkatan pelayanan sektor perhubungan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh jajaran Dinas Perhubungan, stakeholder, serta masyarakat Kota Manado atas dukungan terhadap berbagai upaya perbaikan pelayanan transportasi,” katanya.

Jeffry menambahkan, penghargaan ini justru menghadirkan tanggung jawab lebih besar bagi Dishub Manado. Predikat pelayanan publik yang diapresiasi, kata dia, harus dibuktikan melalui kinerja konkret dan tidak berhenti pada seremoni.

“Penghargaan bukan akhir sebuah proses. Justru penghargaan menjadi tanggung jawab baru bagi kami untuk bekerja lebih baik, lebih inovatif, lebih responsif, serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Keselamatan, ketertiban, kenyamanan, serta kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Seiring perkembangan Kota Manado sebagai pusat jasa, perdagangan, ekonomi, serta destinasi pariwisata di Sulawesi Utara, tekanan terhadap sistem transportasi juga meningkat. Kondisi tersebut menuntut tata kelola perhubungan yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Setiap waktu kita menghadapi tantangan baru, mulai dari pertumbuhan kendaraan, manajemen lalu lintas, kebutuhan angkutan umum, perparkiran, keselamatan transportasi hingga pemanfaatan teknologi. Karena itu, kami harus terus beradaptasi dan mencari inovasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Jeffry.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik tidak semata diukur dari jumlah program atau kegiatan, melainkan dari tingkat kepuasan dan manfaat konkret yang dirasakan masyarakat sebagai pengguna layanan. “Kami ingin memastikan setiap inovasi bukan hanya menjadi program secara administratif, tetapi memberikan manfaat nyata. Ukuran keberhasilan kami adalah ketika masyarakat memperoleh pelayanan transportasi secara aman, tertib, nyaman, mudah, serta semakin responsif terhadap kebutuhan mereka,” pungkasnya.

Penghargaan Public Service Award Sulawesi Utara 2026 disebut menjadi momentum evaluasi bagi Dishub Manado untuk memperkuat agenda transformasi pelayanan publik. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, peran Dishub dinilai semakin strategis dalam memastikan mobilitas berlangsung aman, tertib, lancar, dan nyaman.