WhatsApp mulai menggulirkan fitur Paid Partnership bagi admin Channel di Android dan iOS. Fitur ini memungkinkan unggahan hasil kerja sama dengan brand diberi label khusus, sehingga pengikut dapat mengetahui bahwa konten tersebut merupakan materi bersponsor.
Sebelumnya, admin Channel hanya bisa mengungkapkan kerja sama komersial dengan menambahkan keterangan secara manual pada unggahan. Kini, WhatsApp menyediakan label resmi yang membuat informasi tersebut lebih mudah dikenali oleh pengguna.
Untuk menggunakan fitur ini, admin cukup menekan dan menahan unggahan di Channel, lalu memilih opsi Add Paid Partnership. Setelah label diterapkan, status tersebut tidak dapat dihapus dari postingan yang sama.
Label Paid Partnership akan langsung terlihat oleh seluruh pengikut tanpa perlu membuka menu tambahan. Tampilannya juga dibuat konsisten di Android, iPhone, WhatsApp Web, dan Desktop agar seluruh pengguna mendapatkan informasi yang sama.
“Dengan adanya label tersebut, pengguna dapat membedakan antara rekomendasi pribadi dan konten yang dibuat sebagai bagian dari kerja sama komersial,” demikian laporan WA Beta Info, dikutip Selasa (7/7/2026).
Selain meningkatkan transparansi, fitur ini dinilai dapat membantu admin Channel mematuhi aturan pengungkapan konten berbayar yang berlaku di berbagai negara. Unggahan promosi tanpa penjelasan yang memadai berpotensi dianggap sebagai iklan yang menyesatkan dan dapat berdampak pada kepercayaan pengikut.
Saat ini, fitur Paid Partnership baru tersedia untuk sebagian pengguna yang telah menggunakan WhatsApp versi terbaru di Android dan iOS. WhatsApp disebut akan meluncurkannya secara bertahap, sehingga pengguna yang belum melihat opsi tersebut kemungkinan akan mendapatkannya dalam beberapa minggu ke depan.