Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama PT Pertamina EP dan PT BGP Indonesia menggelar sosialisasi Survei Seismik 3D Peony di Balai Dusun 2 Sungai Limpah, Desa Sungai Ibul, Rabu (08/07/26). Kegiatan ini dihadiri jajaran Muspika Talang Ubi, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga pemilik lahan.
Survei Seismik 3D Peony disebut sebagai salah satu tahapan penting dalam eksplorasi untuk mencari cadangan minyak dan gas bumi (migas) yang berada di bawah pengawasan negara. Dalam sosialisasi tersebut, PT BGP Indonesia selaku pelaksana teknis memaparkan rangkaian kegiatan, mulai dari pengukuran topografi, pemboran (drilling), hingga perekaman data (recording).
Asisten III Setda PALI Haryono yang mewakili pemerintah daerah menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berujung pada penemuan sumber migas baru. Ia menyebut temuan tersebut diharapkan dapat mendorong kebangkitan sektor energi di wilayah PALI, khususnya Pendopo.
Dalam pertemuan itu, disampaikan empat poin utama yang menjadi hasil sosialisasi. Pertama, ketentuan kompensasi ganti rugi mengacu pada SK Gubernur Sumsel Nomor 40 Tahun 2017 untuk tanam tumbuh dan kerusakan bangunan. Kedua, pembayaran ganti rugi disebut dilakukan secara transparan, langsung kepada pemilik lahan yang sah, serta disaksikan Muspika dan perangkat desa. Ketiga, pendataan awal akan dilakukan dalam radius 500 meter dari titik bor sebagai acuan jika terjadi dampak kerusakan. Keempat, masyarakat diberi waktu maksimal tujuh hari setelah perekaman data untuk mengajukan klaim jika terdapat kerusakan properti atau kebutuhan pembebasan lahan.
Humas Seismik PT BGP, Pasti Barus, menegaskan pihaknya akan menjalankan prosedur sesuai aturan. Ia menyatakan PT BGP ditunjuk oleh Pertamina dan telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, pendataan kondisi bangunan dilakukan sebagai data awal, dan apabila di kemudian hari ditemukan kerusakan akibat aktivitas seismik, pihaknya menyatakan akan bertanggung jawab sesuai ketentuan.
Kepala Desa Sungai Ibul, Wahayudinia, menyatakan pemerintah desa mendukung program tersebut dan memfasilitasi pelaksanaannya. Ia berharap sosialisasi yang disebut sebagai sosialisasi ketiga di PALI itu dapat meminimalkan kendala sekaligus memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat.
Sesi tanya jawab berlangsung dengan antusias. Secara umum, peserta menyatakan memahami rencana kegiatan, menyetujui, dan berkomitmen mendukung Survei Seismik 3D Peony. Sejumlah warga juga menyatakan kesiapan membantu menyosialisasikan informasi kepada warga lain yang terdampak lintasan survei.
Acara turut dihadiri perwakilan Kemenkumham RI, Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI, Kapolsek Talang Ubi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta BPD Sungai Ibul.