VARS Susun Standar Profesi Pialang Properti Vietnam untuk Dorong Transparansi Pasar

VARS Susun Standar Profesi Pialang Properti Vietnam untuk Dorong Transparansi Pasar

Profesi pialang properti kian memainkan peran penting dalam operasional dan pengembangan pasar real estat Vietnam. Selain mempertemukan penawaran dan permintaan, pialang juga membantu menyediakan informasi pasar, memberi saran investasi, serta mendampingi klien dalam transaksi properti.

Namun, aktivitas perantara di Vietnam masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama belum seragamnya standar profesional serta perbedaan kompetensi dan kesadaran etika di antara para pelaku. Kondisi ini tercermin dalam temuan survei Institut Riset dan Evaluasi Pasar Real Estat Vietnam (VARS IRE) terhadap hampir 30.000 individu yang menunjukkan adanya “area abu-abu” terkait kualitas personel di pasar.

Dalam survei tersebut, disebutkan 89% broker real estat tidak memiliki lisensi profesional yang sah. Dari kelompok ini, 51,8% belum pernah mengikuti pelatihan formal, sementara 12,8% membiarkan lisensinya kedaluwarsa. Di sisi lain, kurangnya panduan penyelenggaraan ujian sertifikasi di banyak daerah membuat lebih dari 6.000 peserta pelatihan yang telah menyelesaikan programnya belum dapat memperoleh sertifikat. Situasi ini dinilai menyulitkan perusahaan merekrut tenaga berkualitas dan berdampak langsung pada pemulihan pasar.

Merespons persoalan tersebut, Asosiasi Pialang Properti Vietnam (VARS) menyusun Rancangan Standar Profesional Pialang Properti Vietnam atau VREB. Rancangan ini ditujukan untuk membentuk kerangka standar profesi yang seragam bagi pialang di seluruh negeri, mencakup kompetensi profesional, etika profesi, prosedur kerja, serta tanggung jawab pialang terhadap klien dan pasar.

Dalam lokakarya konsultasi penyusunan standar, para delegasi menilai standar yang terstruktur dan diakui secara sosial dapat menjadi pedoman bagi perusahaan dalam membangun tenaga kerja pialang berkualitas tinggi. Standar tersebut juga dipandang berguna untuk pengelolaan sumber daya manusia, penentuan posisi merek, dan peningkatan daya saing perusahaan pialang.

Wakil Direktur Institut Riset dan Evaluasi Pasar Real Estat Vietnam, Tran Xuan Luong, menyatakan bahwa jika VREB diterapkan secara efektif, pasar akan membentuk mekanisme seleksi alam. Menurutnya, broker yang kompeten dan patuh standar berpeluang berkembang secara berkelanjutan, sedangkan praktik yang tidak profesional dan oportunistik akan berangsur tersisih.

Ketua VARS, Nguyen Van Dinh, menilai pengembangan dan penerapan VREB merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan pialang sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan dan investor. Ia menyebut standar ini diharapkan menjadi “paspor profesional” bagi tenaga kerja pialang di Vietnam, sebagai dasar pelatihan, sertifikasi, pemeringkatan, dan pengakuan profesional. Selain itu, standar tersebut juga diproyeksikan membantu lembaga pengelola negara memantau praktik profesi, mendukung perencanaan kebijakan, serta meningkatkan kepercayaan publik.

VARS menekankan bahwa ketika perusahaan pialang beroperasi dengan standar yang jelas dan konsisten, pasar berpotensi menjadi lebih transparan, perilaku tidak profesional dapat berkurang, dan perlindungan hak pelanggan lebih kuat. Melalui rangkaian lokakarya untuk menampung masukan, VARS juga ingin memastikan standar yang disusun lebih praktis dan selaras dengan praktik terbaik internasional.

Dari sisi pemerintah, Wakil Kepala Departemen Manajemen Pasar Properti pada Departemen Perumahan dan Manajemen Pasar Properti Kementerian Konstruksi, Nguyen Hong Phu, berpandangan VREB dapat menjadi dasar untuk membangun citra komunitas perantara properti yang bertanggung jawab, bereputasi, dan taat hukum. Kementerian Konstruksi menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan VARS dalam menyebarluaskan dan menerapkan standar tersebut guna mendorong pasar properti yang transparan dan sehat.

Setelah difinalisasi dan diimplementasikan, VREB diharapkan menjadi tonggak profesionalisasi profesi pialang properti di Vietnam, sekaligus berkontribusi pada peningkatan reputasi pialang dan pembangunan pasar yang berkelanjutan.