Pemkot Magelang Gelar Refleksi Setahun Kepemimpinan Damar–Sri Harso, Soroti Transparansi dan Penataan Kota

Pemkot Magelang Gelar Refleksi Setahun Kepemimpinan Damar–Sri Harso, Soroti Transparansi dan Penataan Kota

KOTA MAGELANG — Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memaparkan capaian sekaligus evaluasi satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota dr. Sri Harso dalam acara “Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang” di GOR Samapta Sanden, Sabtu (14/2/2026).

Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Magelang, jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN/BUMD, instansi vertikal, camat, lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta seluruh ketua RT dan RW se-Kota Magelang.

Damar mengatakan kegiatan refleksi bukan ditujukan untuk menonjolkan diri, melainkan sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam menyampaikan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

“Saya percaya, klaim kinerja sebaik apa pun tidak berarti jika manfaatnya tidak benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, hari ini kami sampaikan refleksi ini secara terbuka agar warga dapat menilai secara jujur dan memberikan kritik konstruktif,” ujar Damar.

Menurut Damar, selama satu tahun terakhir ia lebih banyak turun ke lapangan untuk menampung persoalan warga secara langsung, terutama terkait penataan visual kota dan pengelolaan sampah. Fokus tersebut, kata dia, selaras dengan arah Presiden melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Damar juga menyampaikan keyakinannya bahwa lingkungan kota yang tertata menjadi fondasi bagi kesejahteraan ekonomi. “Ketika kondisi kota Aman, Sehat, Resik, dan Indah terjaga, maka orang akan berkunjung, perdagangan bergerak, peristiwa tumbuh, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.

Ia menuturkan visi Kota Magelang sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Harmonis, Humanis, Nyaman, dan Berkelanjutan dirumuskan berdasarkan data yang akurat dan kebutuhan nyata masyarakat. Visi tersebut diterjemahkan ke dalam enam misi pembangunan, empat program klaster, dan 19 program unggulan.

Dalam kesempatan itu, Damar menekankan peran ketua RT dan RW sebagai perwakilan masyarakat. “Di sini, peran Bapak dan Ibu (RT/RW) sekalian sebagai perwakilan masyarakat sangat penting, karena Anda adalah pelaku perubahan utama di Kota Magelang,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita menyampaikan kegiatan refleksi menjadi fase krusial untuk memulai fondasi pembangunan sejak pelantikan pasangan Damar–Sri Harso pada 20 Februari 2025. “Refleksi ini diperuntukkan sebagai cermin untuk melihat sejauh mana kebijakan dan program prioritas strategi yang dijalankan telah menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat,” ujar Larsita.

Acara tersebut diikuti 264 tamu undangan dari berbagai unsur serta 1.222 ketua RT dan RW se-Kota Magelang. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan simbolis honorarium ketua RT/RW, jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat tanah aset Pemerintah Kota Magelang.