KENDAL — Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Kendal yang belum tuntas kembali menjadi perhatian publik. Di tengah perbincangan yang ramai di media sosial, kader Pemuda Ansor meminta keterbukaan terkait perkembangan pembangunan, penggunaan anggaran, hingga target operasional rumah sakit tersebut.
Sekretaris LBH Ansor Kendal, Joko Sudrajat, mengatakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal bersama panitia pembangunan RSNU perlu menyampaikan perkembangan proyek secara terbuka kepada masyarakat melalui konferensi pers.
Pernyataan itu disampaikan Joko di sela kegiatan Pendidikan Kader Dasar (PKD) Ansor Singorojo, Sabtu (4/7).
“Melihat dinamika yang ramai di media sosial, kami memohon agar jajaran PCNU dan panitia pembangunan RSNU menggelar konferensi pers terkait perkembangan RSNU. Rumah sakit ini digadang-gadang menjadi rumah sakit rujukan sekaligus kebanggaan warga Nahdliyin di Kendal, namun hingga saat ini pembangunannya masih jauh dari harapan masyarakat,” ujar Joko.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai sejauh mana progres pembangunan RSNU, termasuk berbagai kendala yang dihadapi sehingga rumah sakit tersebut belum dapat beroperasi.