Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Henry Walukouw, menyatakan dukungannya terhadap peningkatan peran perempuan dalam pembangunan desa. Dukungan itu ditunjukkan dengan kehadirannya pada pelantikan Pengurus Pusat, Daerah, dan Cabang Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Indonesia di Gedung Theater Jakarta.
Pelantikan tersebut dipimpin Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS, Hashim Djojohadikusumo, yang mengukuhkan kepengurusan Srikandi Jaga Desa dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.
Henry menilai kehadiran Srikandi Jaga Desa merupakan langkah positif untuk memperkuat pengawasan, pemberdayaan masyarakat, dan mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional. Ia juga menekankan perempuan memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat serta kepekaan sosial yang dinilai penting dalam mengawal pembangunan desa.
“Perempuan mempunyai ketelitian, kepedulian, dan pendekatan yang lebih humanis. Saya percaya kehadiran Srikandi Jaga Desa akan memberikan kontribusi besar dalam menjaga transparansi penggunaan dana desa dan memastikan setiap program benar-benar berpihak kepada masyarakat,” kata Henry.
Legislator dari daerah pemilihan Minahasa Utara–Bitung itu menambahkan, pengawasan terhadap pengelolaan dana desa diperlukan agar anggaran pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Ia berharap Srikandi Jaga Desa dapat menjadi penggerak partisipasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Henry juga menyatakan DPRD Sulawesi Utara siap bersinergi dengan berbagai elemen, termasuk Srikandi Jaga Desa, agar pembangunan desa berjalan lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, BPD, dan organisasi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan desa di Sulawesi Utara serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat hingga ke pelosok.