Bawaslu Wonogiri Bersiap Hadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026

Bawaslu Wonogiri Bersiap Hadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri mulai mempersiapkan diri menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026. Persiapan itu dilakukan dengan mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pimpinan, Koordinator Sekretariat, serta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Wonogiri yang terlibat dalam pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sosialisasi ini menjadi langkah awal pelaksanaan Monev keterbukaan informasi publik bagi seluruh Bawaslu kabupaten dan kota di Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Juli 2026 hingga pengumuman hasil penilaian pada akhir Agustus 2026.

Melalui sosialisasi itu, Bawaslu di daerah memperoleh penguatan terkait tahapan evaluasi, indikator penilaian, serta kesiapan badan publik dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Kepala Pusat Data dan Informasi Bawaslu RI, Henry Dwi Prastowo, menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran Bawaslu untuk mewujudkan tata kelola informasi yang berkualitas. “Kami sangat berharap melalui komitmen dan perbaikan tata kelola informasi yang konsisten, seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota di Indonesia tanpa terkecuali dapat meraih predikat Informatif pada Monev tahun 2026 ini,” ujarnya.

Henry menambahkan, keterbukaan informasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi penilaian, tetapi juga menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bawaslu Kabupaten Wonogiri menyatakan siap memperkuat pengelolaan informasi publik melalui PPID. Koordinator Sekretariat bersama seluruh staf disebut akan meningkatkan koordinasi dan evaluasi, mulai dari kelengkapan dokumen, pembaruan informasi, hingga optimalisasi layanan informasi yang dapat diakses masyarakat.

Selain melakukan pengisian instrumen penilaian secara cermat beserta bukti dukung, Bawaslu Wonogiri juga memastikan seluruh kanal layanan informasi, baik melalui situs web maupun media digital lainnya, siap memberikan layanan yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Bawaslu Wonogiri menyatakan optimistis dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian keterbukaan informasi publik pada Monev Tahun 2026. Keikutsertaan dalam evaluasi tersebut disebut sebagai wujud komitmen lembaga untuk menghadirkan pelayanan informasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan publik terhadap informasi pengawasan pemilu dapat terpenuhi secara berkelanjutan.