Sebuah video yang menampilkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini beredar di media sosial dengan klaim bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 telah resmi dibuka. Klaim tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 4 Agustus 2026, disertai ajakan untuk segera mendaftar.
Dalam unggahan itu, pengunggah menyertakan narasi mengenai “syarat umum pelamar CPNS”, daftar formasi seperti tenaga administrasi, kesehatan, teknis, dan pendidikan, serta tahapan seleksi. Pengunggah juga mengarahkan warganet untuk mendaftar melalui tautan yang dicantumkan di bio profil.
Saat tautan tersebut dibuka, pengguna diarahkan ke halaman situs yang menampilkan formulir digital. Formulir itu meminta data pribadi, antara lain nama sesuai KTP hingga nomor Telegram aktif.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar terindikasi tidak autentik dan informasi pembukaan CPNS 2026 belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
Dalam penelusuran menggunakan perangkat pendeteksi AI melalui situs Hive Moderation, video pada klaim terdeteksi memiliki indikasi 35,9 persen buatan AI. Sementara itu, bagian suara atau audio pada video tersebut terdeteksi 1,4 persen dihasilkan AI.
Selain itu, Kementerian PANRB melalui akun Instagram resminya @kemenpanrb menyatakan bahwa informasi viral yang memanfaatkan kecerdasan buatan tentang pembukaan CPNS 2026 adalah hoaks. Kemenpan RB menegaskan pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tautan atau unggahan tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi instansi pemerintah,” tulis Kemenpan RB dalam unggahannya.
Penelusuran gambar juga menemukan video yang beredar identik dengan dokumentasi kegiatan Menteri PANRB Rini Widyantini pada 21 November 2024 dan 19 Maret 2025. Salah satunya terkait kegiatan saat Rini Widyantini menjadi pembicara dalam Seminar Nasional KORPRI bertema “Korpri Wujudkan ASN Unggul untuk Indonesia Maju” di Jakarta.
Video serupa juga ditemukan identik dengan materi yang terkait pemberitaan Kompas.com berjudul “Menpan-RB dan Mendagri Minta PPK Pusat dan Daerah Percepat Pengangkatan CPNS 2024”.
Adapun dalam artikel Liputan6.com berjudul “Menteri PANRB Beri Bocoran Terbaru Seleksi CPNS 2026”, Rini Widyantini disebut menyampaikan bahwa pemerintah masih menghitung total kebutuhan pegawai beserta kecukupan anggaran. Kementerian juga telah menyurati instansi pemerintah untuk memetakan formasi yang dibutuhkan, namun perhitungan tersebut masih perlu disinkronkan dengan kebutuhan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Rini juga belum dapat memastikan jadwal pasti pembukaan seleksi CPNS 2026.
Dengan demikian, klaim bahwa Menteri PANRB mengumumkan pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka dinyatakan hoaks, dan masyarakat diimbau merujuk pada kanal resmi pemerintah untuk informasi seleksi aparatur sipil negara.