Seleksi Paskibraka Kota Mojokerto 2026 Dibuka, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Integritas

Seleksi Paskibraka Kota Mojokerto 2026 Dibuka, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Integritas

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka secara resmi seleksi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Mojokerto tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Sabtu (4/4).

Dalam sambutannya, Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan bahwa Paskibraka menjadi wadah strategis untuk membina generasi muda agar tidak hanya unggul dalam kedisiplinan dan ketangkasan, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Ia menilai Paskibraka Kota Mojokerto selama ini telah melahirkan putra-putri terbaik yang mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pusaka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, para anggota Paskibraka juga diharapkan menjadi teladan dalam integritas, tanggung jawab, dan semangat cinta tanah air.

Seleksi tahun ini diikuti 215 peserta dari berbagai sekolah di Kota Mojokerto. Ning Ita menyebut jumlah tersebut sebagai bukti bahwa semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan di kalangan generasi muda terus tumbuh.

Ning Ita menegaskan, proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Paskibraka agar seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

Ia juga menyampaikan bahwa seleksi mengacu pada Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 sebagai turunan dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022. Menurutnya, ketentuan tersebut menjadi dasar agar pelaksanaan seleksi berjalan sesuai standar nasional, profesional, dan berintegritas.

Para peserta telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi, termasuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) melalui sistem aplikasi transparansi Paskibraka. Melalui sistem itu, peserta dapat memantau hasil seleksi secara langsung lewat akun masing-masing.

Ning Ita menambahkan, menjadi anggota Paskibraka bukan semata tugas seremonial mengibarkan bendera, melainkan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta penguatan jiwa kepemimpinan dan nasionalisme.

Ia berpesan agar peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, jujur, dan menjunjung tinggi sportivitas. Dari total peserta, nantinya akan dipilih 78 orang terbaik sebagai anggota Paskibraka Kota Mojokerto 2026.

“Bagi yang terpilih, kalian adalah putra-putri terbaik Kota Mojokerto. Sementara yang belum lolos, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan di bidang lainnya,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ning Ita mengajak seluruh peserta memohon kelancaran dan keberkahan proses seleksi, sebelum menyatakan kegiatan tersebut resmi dibuka.