Proyek Pembangunan Gerai KDMP di Desa Tali Air Permai Disorot karena Tanpa Papan Informasi

Proyek Pembangunan Gerai KDMP di Desa Tali Air Permai Disorot karena Tanpa Papan Informasi

Batu Bara — Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tali Air Permai, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga berjalan tanpa papan informasi atau plang proyek di lokasi kegiatan.

Ketiadaan papan informasi memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait transparansi penggunaan anggaran. Warga menilai proyek yang disebut menggunakan anggaran negara dengan nilai mencapai miliaran rupiah semestinya mengedepankan keterbukaan informasi publik.

Merujuk Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, masyarakat berhak memperoleh akses informasi atas kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana negara, termasuk untuk menjalankan fungsi pengawasan.

Seorang tokoh masyarakat setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Rabu (8/7/2026), menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai pemasangan papan informasi merupakan hal mendasar agar warga mengetahui rincian pelaksanaan proyek.

“Proyek pembangunan KDMP dengan anggaran miliaran rupiah ini terkesan tertutup. Masyarakat tidak mengetahui berapa nilai anggarannya, siapa kontraktornya, sumber dananya dari mana, berapa lama masa pengerjaannya, serta spesifikasi pekerjaannya,” ujarnya.

Ia juga menilai, tanpa plang informasi, masyarakat akan kesulitan melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan maupun penggunaan anggaran.

“Ini uang negara, uang rakyat yang harus jelas penggunaannya. Jangan sampai keterbukaan informasi publik diabaikan karena masyarakat berhak mengetahui dan mengawasi pembangunan di daerahnya,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak rekanan atau pemborong berinisial HL memberikan tanggapan yang mempertanyakan arah konfirmasi. “Iya pak, bapak sudah lapor Danramil? Bapak tidak tanya anggarannya berapa? Tanya anggarannya ke Agrinas. Coba bapak konfirmasi ke Dandim pak, berapa anggaran dari Agrinas. Saya sama sekali belum terima uang,” jawabnya.

Hingga berita ini diturunkan, nilai anggaran, sumber pembiayaan, dan detail pelaksanaan pembangunan Gerai KDMP tersebut belum diketahui secara pasti. Warga berharap pihak terkait segera memberikan informasi terbuka, termasuk nilai anggaran, pihak pelaksana, serta spesifikasi pembangunan.

Sejumlah warga juga menyatakan akan menempuh pengaduan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara maupun aparat penegak hukum apabila persoalan transparansi dan kualitas pembangunan tidak segera mendapatkan kejelasan.