Pemerintah Kabupaten Merangin terus mematangkan persiapan penyediaan sarana kesehatan tingkat lanjut bagi masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang MPC Kantor Bappeda Merangin, Jumat (13/2/2026).
Rapat koordinasi dilakukan melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Agenda pertemuan berfokus pada Monitoring Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sekaligus finalisasi teknis pengadaan alat kesehatan untuk RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Rakor dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni. Ia menyampaikan pertemuan tersebut menitikberatkan pada kesiapan ruang instalasi untuk penempatan alat CT Scan dan Mammografi yang akan dihibahkan oleh Kemenkes.
“Tadi baru saja selesai koordinasi dengan Kemenkes untuk memfinalkan rencana ruangan CT Scan dan Mammografi. Ada sedikit perubahan pada desain rehabilitasi tata ruangnya agar alat-alat dari kementerian ini bisa segera masuk dan dimanfaatkan secara maksimal,” kata Zulhifni usai rapat.
Terkait penyesuaian tata ruang, Zulhifni menjelaskan kebutuhan rehabilitasi ruang tidak akan membebani APBD secara khusus. Menurutnya, pendanaan akan dioptimalkan melalui anggaran internal rumah sakit.
“Untuk dana (rehabilitasi ruang), kita gunakan melalui pos pemeliharaan rutin dari rumah sakit. Jadi secara teknis tidak ada masalah,” ujarnya.
Di akhir rapat, Zulhifni menginstruksikan jajaran manajemen RSUD agar bergerak cepat menindaklanjuti hasil koordinasi. Ia menilai keberadaan alat Mammografi dan CT Scan penting agar masyarakat Merangin tidak perlu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.
“Saya berharap kepada Direktur Rumah Sakit Umum, kegiatan pemenuhan alat kesehatan ini harus berhasil kita dapatkan. Ini murni untuk membantu dan memudahkan pelayanan kesehatan masyarakat Merangin,” tegasnya.

