Calon Kades Ganda-Ganda Bakri Paparkan Visi Transparansi dan Optimalisasi CSR

Calon Kades Ganda-Ganda Bakri Paparkan Visi Transparansi dan Optimalisasi CSR

Calon Kepala Desa Ganda-Ganda nomor urut 2, Bakri, memaparkan visi, misi, dan program prioritas dalam kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ganda-Ganda periode 2026–2034. Kegiatan kampanye itu dihadiri pendukung dan simpatisan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan pemuda, Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam penyampaiannya, Bakri mengusung visi “Transparansi Menuju Tata Kelola Desa yang Berkeadilan, Bermartabat dan Merata”. Ia menyebut visi tersebut akan diwujudkan melalui peningkatan transparansi pelayanan kepada masyarakat, penguatan musyawarah mufakat, dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan olahraga, peningkatan partisipasi tenaga kerja lokal di perusahaan, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat.

Bakri menekankan pentingnya pemerintah desa membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk terlibat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan agar seluruh program dapat dirasakan secara merata di setiap dusun.

Selain pembangunan fisik, ia juga menyoroti rencana pemberdayaan ekonomi melalui pembentukan usaha desa. Program itu disebut akan difokuskan pada sektor perikanan budidaya dan perkebunan dengan melibatkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap, termasuk warga lanjut usia yang masih produktif. Bakri menyampaikan, pengembangan usaha desa diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi desa.

Dalam kesempatan yang sama, Bakri menyinggung pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Desa Ganda-Ganda. Ia menyatakan dana CSR perlu dikelola secara transparan dan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, antara lain untuk pembangunan, pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, pemberdayaan UMKM, hingga bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Bakri juga menilai pemerintah desa ke depan perlu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh perusahaan agar program CSR dapat berjalan optimal sesuai mekanisme yang berlaku.

Di bidang pendidikan dan keagamaan, Bakri menyampaikan rencana mendorong pembentukan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di setiap dusun, memberikan dukungan kepada pelajar dan mahasiswa sesuai kemampuan anggaran desa, serta meningkatkan kegiatan pembinaan keagamaan dan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Sementara itu, tim pendukung dalam orasi kampanye yang disampaikan Eu K Kalenta mengajak masyarakat menjaga persatuan selama pelaksanaan Pilkades dan tidak mudah terpengaruh isu maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Tim pendukung juga menilai pemerataan pembangunan, keterbukaan pemerintah desa, serta optimalisasi pemanfaatan dana CSR perlu menjadi perhatian pemerintah desa ke depan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menutup kampanyenya, Bakri mengajak masyarakat menyambut pesta demokrasi desa dengan damai dan menjaga kondusivitas. Ia juga meminta doa dan dukungan warga, seraya mengingatkan agar persatuan tetap dijaga apa pun pilihan masyarakat dalam Pilkades.