Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Jaya S Monong, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Aprianto, meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Layanan Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga dan Disiplin Terintegrasi (SIMANIS GADIS) di Kuala Kurun, Senin.
Jaya S Monong mengatakan SIMANIS GADIS bukan sekadar nama atau aplikasi, melainkan komitmen pemerintah kabupaten melalui Disdikpora untuk membangun tata kelola pelayanan pendidikan yang terintegrasi dan transparan.
SIMANIS GADIS merupakan sistem layanan terintegrasi yang mencakup berbagai bidang, mulai dari pelayanan Data Pokok Pendidikan, mutasi dan kenaikan pangkat tenaga pendidik, kurikulum, peserta didik, hingga pengelolaan Biaya Operasional Satuan Pendidikan serta sarana dan prasarana.
Melalui sistem tersebut, masyarakat dan tenaga pendidik diharapkan memperoleh kepastian prosedur dan kepastian waktu pelayanan, sekaligus kemudahan mengakses informasi. Proses layanan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dipantau secara transparan melalui satu sistem terpadu.
Dalam penerapannya, layanan mutasi guru disebut dapat diajukan melalui loket SIMANIS GADIS, mulai dari pengecekan kelengkapan berkas, verifikasi data Data Pokok Pendidikan, hingga terbitnya surat rekomendasi pindah tugas.
Bupati menilai SIMANIS GADIS menjadi instrumen penting untuk mendukung Program Tambun Bungai Cerdas, yang merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.
Ia berharap inovasi tersebut dapat mendorong budaya kerja baru di lingkungan Disdikpora, yakni budaya melayani, bekerja profesional, serta memanfaatkan teknologi informasi demi kepentingan masyarakat. Masyarakat juga diajak memanfaatkan layanan SIMANIS GADIS secara optimal, sekaligus memberikan masukan, kritik, dan saran agar sistem terus berkembang sesuai kebutuhan.
Jaya S Monong menegaskan inovasi tidak cukup hanya diluncurkan, tetapi perlu dijaga keberlanjutannya melalui evaluasi, peningkatan kualitas layanan, serta komitmen aparatur untuk memberikan pelayanan prima. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disdikpora atas kehadiran inovasi tersebut.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Gunung Mas Aprianto menyampaikan bahwa SIMANIS GADIS menghadirkan pelayanan satu pintu dengan memanfaatkan ruangan bekas bidang olahraga. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan, pungutan liar, dan gratifikasi, sekaligus mengedepankan transparansi.
Aprianto mengatakan inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dan para guru yang memerlukan layanan di bidang pendidikan, sekaligus menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah agar turut melahirkan inovasi.