ABDSI Memasuki Kepemimpinan Baru, Semindo Dorong Transparansi dan Digitalisasi Organisasi

ABDSI Memasuki Kepemimpinan Baru, Semindo Dorong Transparansi dan Digitalisasi Organisasi

Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) memasuki babak baru kepemimpinan setelah Bahrul Ulum Ilham terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) ABDSI periode 2026–2030. Pemilihan dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII yang digelar di Bali pada 1–3 April 2026.

ABDSI merupakan organisasi yang menghimpun konsultan serta lembaga pendamping usaha. Perannya antara lain meningkatkan kualitas layanan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi penghubung berbagai program pemerintah dengan pelaku usaha, serta mendorong percepatan transformasi digital UMKM.

Dukungan terhadap kepemimpinan baru ABDSI disampaikan Sinergi UMKM Indonesia (Semindo). Pimpinan Semindo, Widhiyani Mokhamad, mendorong pembaruan sistem kerja dan manajemen organisasi, termasuk validasi ulang data anggota sebagai langkah awal memperkuat kinerja.

“Dalam aspek kelembagaan, ABDSI perlu melakukan validasi ulang anggota. Data merupakan aset penting organisasi yang menjadi motor penggerak kinerja,” kata Widhiyani kepada awak media, Sabtu (4/4/2026).

Selain pembenahan data, Widhiyani menekankan pentingnya transparansi dalam sistem manajemen, terutama terkait pengelolaan keuangan organisasi. Menurutnya, sistem keuangan yang terbuka dan dapat diakses oleh pengurus maupun anggota akan memperkuat kepercayaan terhadap organisasi.

“Pengurus baru perlu membangun sistem keuangan yang transparan dan dapat diakses oleh seluruh pengurus dan anggota. Ini menjadi landasan utama dalam membangun kepercayaan,” ujarnya.

Widhiyani juga mendorong penguatan bidang hukum di dalam organisasi agar mampu memberikan pendampingan yang lebih optimal bagi pelaku UMKM. Ia menilai ABDSI sebagai mitra strategis pemerintah perlu terus sejalan dengan berbagai program nasional dalam upaya pemberdayaan UMKM.

“Selamat bekerja kepada jajaran kepengurusan baru ABDSI. UMKM naik kelas melalui transformasi digital menjadi tantangan besar yang hanya bisa dicapai dengan penyatuan visi organisasi,” pungkas Widhiyani.