Wakil Ketua DPRD Sumsel Minta Disdik Siapkan Posko Aduan dan Jaga Transparansi SPMB SMA

Wakil Ketua DPRD Sumsel Minta Disdik Siapkan Posko Aduan dan Jaga Transparansi SPMB SMA

PALEMBANG — Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Ilyas Panji Alam mengingatkan agar proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan sederajat di Sumsel berjalan jujur, adil, dan tanpa kendala.

Ilyas menegaskan pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi tanpa diskriminasi maupun praktik kecurangan yang dapat mencederai integritas dunia pendidikan.

Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel dan seluruh panitia penerimaan di tiap sekolah memastikan pelaksanaan SPMB berlangsung lancar, tertib, dan akuntabel. Menurutnya, seluruh sistem, baik daring maupun jalur lainnya, perlu dipersiapkan dengan matang agar tidak menyulitkan orang tua murid.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat—mulai dari orang tua wali murid, pihak sekolah, hingga pengamat pendidikan—untuk ikut menjaga kondisi di lapangan tetap stabil. Ilyas menilai dinamika masa penerimaan sekolah rawan memicu gesekan sosial bila tidak disikapi dengan tenang.

“Proses SPMB ini kepentingan kita bersama demi masa depan anak-anak Sumsel. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga kondusivitas, ketenangan, dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Dalam fungsi pengawasan, DPRD Sumsel, kata Ilyas, berkomitmen mengawal proses SPMB dari awal hingga akhir. Ia menyatakan DPRD siap menerima laporan masyarakat bila ditemukan indikasi kecurangan, maladministrasi, pungutan liar, maupun ketidakadilan dalam penerimaan siswa baru.

Ilyas juga meminta Disdik membuka posko aduan warga sebagai saluran pelaporan dan penanganan keluhan selama proses penerimaan berlangsung.

Melalui pengawalan tersebut, DPRD Sumsel berharap tahun ajaran baru dapat dimulai dengan iklim pendidikan yang sehat, bersih, serta berorientasi pada prestasi.