Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim bendera Iran tidak dikibarkan dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Meksiko, pada 11 Juni 2026. Klaim tersebut beredar disertai sebuah foto yang menampilkan sejumlah orang membentuk lingkaran sambil membawa bendera, dengan keterangan “Bendera Iran tidak Di Kibarkan”.
Hasil penelusuran menunjukkan narasi itu keliru. Verifikasi terhadap dokumentasi resmi pembukaan Piala Dunia 2026 memperlihatkan bahwa seluruh bendera negara peserta dikibarkan, termasuk bendera Iran.
Dalam pemeriksaan terhadap video pembukaan Piala Dunia 2026 yang diunggah di kanal YouTube FIFA, bendera Iran terlihat jelas berkibar. Pada detik ke-19, bendera Iran tampak berada di samping bendera Spanyol.
Selain itu, unggahan di Instagram FIFA juga menampilkan bendera Iran berada di antara bendera Spanyol dan Belgia. Temuan ini menegaskan bahwa klaim yang menyebut bendera Iran tidak dikibarkan saat upacara pembukaan tidak sesuai fakta.
Bendera Iran juga ditampilkan saat laga perdana tim nasional Iran melawan Selandia Baru. Dua bendera kedua tim dibentangkan di lapangan sebelum pertandingan dimulai.
Di sisi lain, FIFA disebut melarang bendera lama Iran berkibar di dalam stadion karena dinilai memiliki muatan politik yang kuat. Bendera Iran sebelum revolusi memiliki kombinasi warna merah, putih, dan hijau seperti bendera saat ini, namun menampilkan simbol singa dan matahari di bagian tengah. Bendera lama itu kerap digunakan sebagian diaspora Iran untuk memprotes rezim saat ini.
Dengan demikian, klaim yang menyatakan bendera Iran tidak dikibarkan pada pembukaan Piala Dunia 2026 merupakan hoaks. Fakta menunjukkan bendera Iran dikibarkan dalam upacara pembukaan pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Meksiko.