Transparency International Indonesia (TI Indonesia) membuka rekrutmen untuk satu posisi Program Officer. TI Indonesia merupakan lembaga non-profit, non-pemerintah, dan independen yang berdiri sejak 2000, serta menjadi bagian dari jaringan Transparency International yang berpusat di Berlin, Jerman, dengan sebaran hingga 120 negara.
Dalam pengumuman rekrutmen ini, TI Indonesia menyebutkan kebutuhan penguatan sumber daya untuk menjawab tantangan isu antikorupsi dan sistem integritas di Indonesia. Posisi Program Officer akan terlibat dalam pengembangan program, pelaksanaan program, pengembangan jaringan dan advokasi, serta kerja-kerja internal organisasi.
Pada aspek pengembangan program, Program Officer akan bekerja bersama Program Manager untuk merumuskan strategi advokasi, ikut mengembangkan proposal bersama Program Manager, Deputy, dan Sekretaris Jenderal, serta berinisiatif mengembangkan program antikorupsi sesuai visi, misi, dan rencana strategis TI Indonesia. Kandidat juga diharapkan mampu mengembangkan produk pengetahuan seperti riset, paper, dan materi kampanye.
Dalam pelaksanaan program, Program Officer bertugas ikut menyusun perencanaan (workplan), mengkomunikasikan konsep dan rencana program kepada para pemangku kepentingan, serta menjalankan program bersama Program Manager sesuai rencana. Posisi ini juga mencakup pelaksanaan administrasi dan keuangan program sesuai aturan, serta memastikan seluruh kegiatan mengikuti Prosedur Operasional (SOP) TI Indonesia yang berlaku.
Pada bidang pengembangan jaringan dan advokasi, Program Officer akan menjalin komunikasi dengan mitra di dalam dan luar negeri, membangun serta memelihara hubungan kerja sama dengan lembaga pemerintah, donor, partai politik, NGO/CSO, media massa, dan pihak terkait lainnya. Tugas lainnya adalah mendorong penguatan jaringan untuk kerja-kerja advokasi TI Indonesia, termasuk mengembangkan kapasitas jaringan dalam mendukung agenda advokasi organisasi.
Untuk kerja internal, Program Officer diminta menyusun rencana dan evaluasi kerja harian serta bulanan sebagai bahan informasi bagi Program Manager. Kandidat juga akan mengikuti rapat rutin lintas divisi, memimpin rapat pelaksanaan program yang menjadi tanggung jawabnya, dan berkoordinasi dengan Program Manager, Program Officer lain, Knowledge Management Officer, serta Manajer Keuangan/Finance Officer untuk menyelaraskan pengelolaan program, pengetahuan, dan keuangan. Selain itu, Program Officer bertanggung jawab membuat laporan kegiatan sesuai SOP Manajemen Program.
TI Indonesia menetapkan persyaratan pelamar, yakni memiliki kualifikasi akademik dan keahlian praktis atau berlatar belakang ilmu hukum atau kriminologi, serta memahami dan tertarik pada isu reformasi peradilan. Pengalaman kerja yang dibutuhkan berkisar 1–2 tahun. TI Indonesia juga menyatakan perempuan didorong untuk melamar posisi ini.
Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan CV dan portofolio relevan melalui surel hsetiamanah@ti.or.id dengan tembusan (CC) ke nafni@ti.or.id. Subjek email ditulis [Nama_Program Officer]. Batas akhir pengiriman berkas adalah 21 Agustus 2026.
Proses seleksi dan wawancara dijadwalkan dimulai pada 26–27 Agustus 2026, sementara keputusan staf terpilih akan ditetapkan pada 1 September 2026. Pertanyaan terkait rekrutmen dapat disampaikan melalui email yang sama dan akan direspons secepatnya pada jam kerja.