MAKASSAR — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Biringkanaya PAI 1, Kota Makassar, kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada Kamis (30/7/2026), dapur MBG tersebut memotong dua ekor sapi dengan total sekitar 180 kilogram daging untuk memenuhi kebutuhan menu bergizi bagi 3.302 penerima manfaat.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait proses penyediaan bahan pangan dalam Program MBG, mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
Ketua Yayasan Satu Hati Merdeka, Rusdi, mengatakan keterbukaan ini merupakan bentuk akuntabilitas agar masyarakat mengetahui kualitas bahan pangan yang disajikan setiap hari. Ia menegaskan Program MBG tidak hanya memastikan penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga dijalankan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Rusdi, sekitar 180 kilogram daging sapi tersebut akan diolah menjadi menu bagi 3.302 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 259 siswa SMA, 408 siswa SMP, 2.191 siswa SD, 313 penerima kategori 3B, serta 128 anak TK yang berasal dari 15 satuan pendidikan di wilayah layanan SPPG Biringkanaya PAI 1.
Rusdi menambahkan, SPPG Biringkanaya PAI 1 telah beroperasi kurang lebih 11 bulan dan secara konsisten melayani ribuan penerima manfaat setiap hari. Selama periode itu, pihaknya menyatakan terus berupaya menjaga kualitas menu, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi sesuai standar Program MBG.
Ia juga menyebut pengalaman operasional selama hampir satu tahun menjadi modal untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat. Proses pengolahan makanan, kata dia, dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan pemenuhan kebutuhan gizi sesuai ketentuan Program MBG.
Melalui keterbukaan proses penyediaan bahan pangan, Yayasan Satu Hati Merdeka berharap masyarakat semakin memahami mekanisme pelaksanaan Program MBG serta memperkuat kepercayaan publik terhadap program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya di Kota Makassar.