Rangkuman Cek Fakta Sepekan: Video Haaland Ternyata Rekayasa Digital, Foto Infantino Dimanipulasi

Rangkuman Cek Fakta Sepekan: Video Haaland Ternyata Rekayasa Digital, Foto Infantino Dimanipulasi

Konten terkait Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ramai beredar di media sosial pada pekan pertama Juli 2026. Di tengah tingginya perhatian publik, sejumlah unggahan yang tampak meyakinkan ternyata memuat informasi keliru.

Dalam rangkuman penelusuran sepekan, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan sedikitnya dua konten viral bertema Piala Dunia yang merupakan hasil rekayasa dan manipulasi.

Video Haaland kaget melihat bayangannya

Sebuah video yang menampilkan pesepak bola Norwegia Erling Haaland seolah terkejut saat melihat pantulan wajahnya di cermin beredar luas di media sosial. Video itu dinilai meyakinkan karena Haaland dikenal ramah dan kerap menjadi bahan meme.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan video tersebut merupakan modifikasi dari video asli yang diunggah akun TikTok @jinlongqiuqiu. Kesamaan pada latar, seperti dinding, meja, dan makanan di atas meja, menjadi petunjuk bahwa video yang viral menggunakan sumber yang sama.

Dalam versi yang beredar, bagian wajah dan pakaian telah diganti. Pada video aslinya, sosok yang terkejut di depan cermin bukan Haaland. Akun @jinlongqiuqiu diketahui dikelola pasangan asal China, Jin Long dan Qiu Qiu, yang rutin mengunggah konten komedi.

Klaim Presiden FIFA hadir di dua pertandingan dalam satu waktu

Konten lain yang beredar adalah foto Presiden FIFA Gianni Infantino yang diklaim menghadiri dua pertandingan Piala Dunia 2026 secara bersamaan, yakni laga Jerman vs Ekuador dan Curacao vs Pantai Gading pada babak penyisihan grup. Unggahan itu menjadi perbincangan karena kedua pertandingan disebut berlangsung di lokasi berbeda, yaitu Stadion MetLife, New Jersey, dan Philadelphia.

Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan foto Infantino yang diklaim menonton laga Jerman vs Ekuador merupakan hasil manipulasi. Foto asli yang digunakan dalam unggahan tersebut adalah momen ketika Infantino menyaksikan pertandingan Iran vs Selandia Baru pada 16 Juni 2026.

Rangkuman cek fakta ini menunjukkan bahwa konten bertema peristiwa besar seperti Piala Dunia kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang telah direkayasa. Publik diimbau tetap kritis dan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.