Sebuah video yang beredar di Facebook menampilkan sosok yang diklaim sebagai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam unggahan itu, narasi yang disampaikan menyebut adanya program bantuan dana hibah sebesar Rp250 juta per kepala keluarga (KK) di seluruh Indonesia, dengan ajakan mendaftar melalui nomor WhatsApp tertentu. Unggahan tersebut juga menyatakan dana akan cair pada hari yang sama jika pendaftaran dilakukan segera.
Hasil penelusuran Tim Jalahoaks menemukan indikasi kuat bahwa video tersebut telah dimanipulasi. Berdasarkan uji forensik digital melalui pemindaian menggunakan instrumen HiveModeration, konten itu terdeteksi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan tingkat probabilitas 94,3 persen.
Selain itu, disebutkan bahwa pemerintah tidak pernah memiliki program pembagian dana hibah Rp250 juta untuk seluruh kepala keluarga melalui pendaftaran online maupun pesan WhatsApp. Modus seperti ini kerap memanfaatkan teknologi AI untuk meniru wajah dan suara pejabat, lalu digunakan untuk menipu korban, termasuk dengan meminta transfer sejumlah uang di awal dengan alasan biaya administrasi pencairan.
Penelusuran lebih lanjut juga menemukan narasi serupa telah diverifikasi sebagai hoaks oleh sejumlah media pemeriksa fakta.
Dengan demikian, klaim dalam video mengenai program bantuan dana hibah Rp250 juta per KK yang pendaftarannya dilakukan melalui nomor WhatsApp dipastikan tidak benar. Video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi AI dan tidak terkait program resmi pemerintah.