Psikolog UI: Prabowo Dinilai Bertipe Berprestasi Tinggi, Hatta Cenderung Demokratis

Psikolog UI: Prabowo Dinilai Bertipe Berprestasi Tinggi, Hatta Cenderung Demokratis

Psikolog Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai calon presiden Prabowo Subianto merupakan tipe orang yang memiliki keinginan untuk berprestasi tinggi. Menurut Hamdi, karakter tersebut membuat Prabowo gigih memperjuangkan cita-citanya.

Hamdi mengatakan dorongan untuk mencapai tujuan itu dapat membuat Prabowo terlihat ambisius dan mencoba berbagai cara untuk meraih apa yang diinginkan. Ia menambahkan, motivasi Prabowo untuk berkuasa tergolong tinggi sehingga ketika menjadi pemimpin akan cenderung memiliki gaya kepemimpinan otoriter.

Penilaian tersebut, kata Hamdi, merupakan bagian dari hasil penelitian kerja sama Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia, Ikatan Psikologi Sosial, Ikatan Psikologi Klinis, serta Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian itu dipublikasikan pada Kamis (3/7).

Sementara itu, Hamdi menilai calon wakil presiden Hatta Rajasa memiliki kecerdasan di atas rata-rata, ide yang cemerlang, serta kemampuan menerapkan kebijakan secara nyata. Hamdi menyebut Hatta dinilai cukup berbeda dibanding pasangannya, Prabowo.

Menurut Hamdi, gaya kepemimpinan Hatta cenderung demokratis. Dalam mengambil keputusan, Hatta dinilai lebih mau mendengar pendapat orang lain.

Hamdi juga mengakui penilaian kepribadian kandidat tidak mudah dilakukan karena keterbatasan akses informasi secara langsung. Karena itu, penilaian dilakukan dari jarak jauh dengan mengamati perilaku kandidat saat berpidato di depan publik, rekaman wawancara, catatan biografi, serta peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya.

Penelitian tersebut, menurut Hamdi, menggunakan metode yang lazim disebut sebagai psychological at a distance, yakni cara menakar aspek kepribadian seseorang dari jauh. Ia menjelaskan ada tiga rangkaian studi yang dilakukan: survei terhadap 204 psikolog untuk menilai aspek kepribadian, analisis psikobiografi, serta analisis pidato dan wawancara kandidat di berbagai media.

Pemilihan Presiden dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2014, dan diikuti dua pasangan calon, yakni Prabowo Subianto–Hatta Rajasa serta Joko Widodo–Jusuf Kalla.