PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam menargetkan pembangunan 10.000 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga sepanjang 2026. Program ini disebut sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan gas bumi sekaligus mendukung penggunaan energi bersih di Kota Batam.
Sales Head Area PGN Batam, Wendi Purwanto, mengatakan pembangunan jargas akan dilakukan secara bertahap dan dijadwalkan mulai Maret 2026. Saat ini, proses pengiriman material untuk pembangunan jaringan tersebut masih berlangsung.
“Pembangunan 10.000 sambungan jargas ini dilakukan bertahap dan ditargetkan selesai dalam tahun 2026,” ujar Wendi pada Jumat (23/1/2026).
Pada tahap awal, pemasangan jargas akan difokuskan di Kecamatan Batuaji, Sagulung, dan Batam Kota. Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar dari sisi jumlah rumah tangga serta kesiapan infrastruktur.
Hingga Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga PGN Batam tercatat mencapai 8.829 pelanggan. Pelanggan tersebut tersebar di 30 perumahan yang berada di tiga kecamatan, yakni Batuaji, Sagulung, dan Batam Kota.
Dalam lima tahun ke depan, PGN menargetkan total pelanggan jargas di Batam mencapai 250 ribu sambungan rumah. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, PGN Batam melakukan sosialisasi mengenai manfaat gas bumi kepada masyarakat, berkoordinasi dengan perangkat setempat untuk mempermudah pendaftaran pelanggan, serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan.
Wendi menyebut sejauh ini pelaksanaan program berjalan tanpa kendala berarti, seiring dukungan masyarakat dan kerja sama antara PGN, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait.

