PDIP Tetap Usulkan Ambang Batas Capres 20 Persen, Pilpres Diibaratkan Arena Grand Slam

PDIP Tetap Usulkan Ambang Batas Capres 20 Persen, Pilpres Diibaratkan Arena Grand Slam

Jakarta — PDI Perjuangan (PDIP) tetap mempertahankan usulan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen. Menurut PDIP, ketentuan tersebut diperlukan agar pasangan calon presiden dan wakil presiden yang maju memiliki kapasitas sebelum masuk ke kontestasi pemilihan presiden.

Wakil Ketua Fraksi PDIP di DPR, Hendrawan Supratikno, mengatakan angka 20 persen dimaksudkan untuk memastikan adanya proses penyaringan dan seleksi sebelum kandidat bertarung dalam pilpres. Ia juga menilai ambang batas itu mendorong komunikasi dan koordinasi lintas partai politik.

“Sebesar 20 persen supaya ada proses penyaringan dan seleksi sebelum calon masuk gelanggang. Juga supaya ada komunikasi-koordinasi lintas parpol,” ujar Hendrawan melalui pesan singkat, Senin (8/5/2017).

Selain itu, Hendrawan menyebut ambang batas tersebut bertujuan agar calon presiden dan calon wakil presiden yang diajukan memiliki dukungan yang memadai dari partai-partai pengusung. Ia mengibaratkan pilpres seperti turnamen tenis, yang disebutnya sebagai arena “grand slam”.