LSI: Tujuh Provinsi Jadi Penentu Pertarungan Pilpres 2014

LSI: Tujuh Provinsi Jadi Penentu Pertarungan Pilpres 2014

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Rully Akbar menyebut ada tujuh provinsi yang menjadi “arena perang sejati” dalam Pemilu Presiden 2014 bagi kedua pasangan calon. Menurutnya, wilayah-wilayah tersebut memiliki bobot strategis karena menampung sebagian besar pemilih nasional.

“Dari 33 provinsi, LSI mengidentifikasi tujuh provinsi strategis yang akan menjadi the real battle field, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara,” kata Rully saat memaparkan hasil survei LSI di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, salah satu alasan ketujuh provinsi itu menjadi penentu karena jumlah pemilihnya mencapai sekitar 70 persen dari total pemilih nasional. Rully menilai, pasangan yang unggul di provinsi-provinsi tersebut berpeluang besar memenangkan pemilihan presiden.

Dalam pemaparan yang sama, Rully menyampaikan temuan dukungan di beberapa daerah. Di DKI Jakarta, pasangan Prabowo Subianto–Hatta Rajasa tercatat memperoleh dukungan 35,0 persen, sementara pasangan Joko Widodo–Jusuf Kalla mendapat 30,66 persen. Adapun di Banten, Prabowo–Hatta memperoleh dukungan 33,53 persen, sedangkan Jokowi–Jusuf Kalla 26,25 persen.

Rully menambahkan, untuk memenangkan pemilihan presiden yang saat itu tersisa 34 hari, tim sukses dan pasangan calon perlu menguasai wilayah-wilayah teritori strategis.

Survei nasional LSI tersebut diselenggarakan pada awal Mei 2014 dengan total 2.400 responden dan margin of error sekitar dua persen. Wawancara dilakukan secara tatap muka di 33 provinsi menggunakan metode multistage random sampling. Survei juga dilengkapi riset kualitatif melalui diskusi kelompok mendalam, wawancara mendalam, serta analisis media.