Kualitas Udara Los Angeles Memburuk, Masuk 34 Kota Besar Paling Tercemar pada 21 Januari 2026

Kualitas Udara Los Angeles Memburuk, Masuk 34 Kota Besar Paling Tercemar pada 21 Januari 2026

Los Angeles, California, mencatat kualitas udara yang buruk pada Rabu, 21 Januari 2026. Pada pukul 12.00 siang waktu setempat (PT), indeks kualitas udara (AQI) berada di angka 99, mendekati kategori “tidak sehat untuk kelompok sensitif”.

Data pada Rabu sore juga menempatkan Los Angeles di peringkat ke-34 dalam daftar kota besar paling tercemar di dunia. Kualitas udara bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, bergantung pada kondisi cuaca dan aktivitas di permukaan.

Meski kondisi pada hari itu memburuk, catatan rata-rata konsentrasi PM2.5 Los Angeles pada 2024 tercatat 10 µg/m³. Angka tersebut setara dengan AQI 42 yang masuk kategori “baik”, namun masih dua kali lipat dari pedoman tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 µg/m³.

Prakiraan menunjukkan polusi udara di Los Angeles diperkirakan mencapai puncaknya pada Kamis malam, sebelum kemudian kondisi cuaca memungkinkan penyebaran polutan yang lebih baik.

Buruknya kualitas udara saat ini dikaitkan dengan gabungan faktor musim, kondisi geografis, dan aktivitas manusia. Pada musim dingin, stagnasi udara dapat menjebak partikel halus di dekat permukaan sehingga memperburuk polusi. Pembakaran kayu saat suhu dingin serta emisi kendaraan turut menambah konsentrasi polutan. Selain itu, posisi Los Angeles yang berada di cekungan dan dikelilingi pegunungan membuat polutan lebih sulit menyebar.

Faktor lain yang berperan adalah inversi suhu, yakni kondisi ketika sirkulasi udara vertikal terhambat sehingga polutan terkunci di dekat permukaan tanah.

Seiring memburuknya kondisi, Distrik Manajemen Kualitas Udara Pantai Selatan (South Coast AQMD) mengeluarkan larangan pembakaran kayu untuk perumahan pada Kamis, 22 Januari. Larangan ini berlaku di wilayah Los Angeles, Orange, Riverside, dan San Bernardino, dengan pengecualian untuk Gurun Tinggi dan Lembah Coachella.

Untuk mengurangi paparan saat kualitas udara buruk, masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela serta mengatur sistem ventilasi rumah (HVAC) ke mode resirkulasi. Warga juga dianjurkan tetap berada di dalam ruangan, dan bila harus beraktivitas di luar, dapat menggunakan masker KN95/FFP2. Penggunaan pembersih udara berkinerja tinggi juga dapat membantu menyaring partikel dan polutan di dalam ruangan.