Klaim Kemenaker Mulai Salurkan BSU Rp600.000 Disebut Hoaks, Program 2026 Belum Diumumkan

Klaim Kemenaker Mulai Salurkan BSU Rp600.000 Disebut Hoaks, Program 2026 Belum Diumumkan

Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar dengan klaim bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000. Informasi tersebut menyebar luas dan memunculkan harapan di tengah masyarakat.

Namun, klaim itu dipastikan tidak benar. Kemenaker disebut belum mengumumkan kelanjutan program BSU untuk tahun 2026.

Kepala Biro Humas Kemenaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa hingga kini belum ada kebijakan terkait penyaluran BSU pada tahun ini. Pernyataan tersebut sekaligus membantah informasi yang beredar di media sosial.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan BSU, terutama unggahan yang menyertakan tautan pendaftaran tidak resmi. Tautan semacam itu berpotensi menjadi bagian dari modus penipuan.

Dengan demikian, klaim “Kemenaker Mulai Salurkan BSU Rp600.000” dinyatakan sebagai hoaks. Publik disarankan memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.