Cek Fakta: Klaim PM Israel Ajak Suku Batak Ikuti Wajib Militer Disebut Hoaks

Cek Fakta: Klaim PM Israel Ajak Suku Batak Ikuti Wajib Militer Disebut Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial menampilkan klaim berupa artikel yang menyebut Perdana Menteri (PM) Israel mengajak Suku Batak mengikuti program wajib militer. Klaim tersebut beredar dengan tampilan artikel yang menyerupai pemberitaan media.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menemukan adanya artikel yang identik dengan unggahan tersebut. Artikel itu tercantum di situs Kompas.tv dengan foto dan waktu publikasi yang sama seperti yang beredar di media sosial.

Namun, judul artikel asli adalah “Israel Kekurangan Prajurit saat Perang, Netanyahu Bakal Perluas Program Wajib Militer”. Dalam artikel asli tersebut tidak ada pembahasan mengenai ajakan kepada Suku Batak.

Isi artikel yang sebenarnya membahas rencana Benjamin Netanyahu untuk memperluas program wajib militer, termasuk mencakup kelompok Yahudi ultra-Ortodoks.

Dengan demikian, klaim yang menyebut PM Israel mengajak Suku Batak mengikuti program wajib militer dinyatakan tidak sesuai dengan isi artikel asli dan merupakan hoaks.