Kapolres Pidie Jaya Ajak Insan Pers Perkuat Transparansi dan Terima Kritik Objektif

Kapolres Pidie Jaya Ajak Insan Pers Perkuat Transparansi dan Terima Kritik Objektif

MEUREUDU – Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi membuka ruang dialog dengan insan pers di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas institusi negara. Langkah ini menandai upaya membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama jurnalis di Saung Polres Pidie Jaya, Gampong Tueng Kluet, Kecamatan Trienggadeng, Kamis (30/7). Pertemuan itu turut dihadiri Wakapolres Kompol Dahlan, para pejabat utama Polres, personel Humas, serta jurnalis dari berbagai media.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Tendri Wardi menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menekankan pentingnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat berbasis fakta, menjunjung kode etik jurnalistik, serta mampu menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi yang berpotensi memicu disinformasi.

“Insan pers merupakan mitra strategis Polri. Saya berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga setiap informasi yang diterima masyarakat benar-benar akurat, objektif, dan berimbang,” ujar Kapolres.

Selain memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru, Kapolres menyampaikan bahwa keterbukaan terhadap media merupakan bagian dari penguatan akuntabilitas institusi. Menurutnya, komunikasi yang sehat antara kepolisian dan pers dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus meminimalkan spekulasi di ruang publik.

AKBP Tendri Wardi juga menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik. Ia menilai kritik yang disampaikan secara objektif dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

“Saya tidak anti terhadap kritik. Masukan yang objektif akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan Polres Pidie Jaya semakin profesional, transparan, dan berintegritas,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemitraan Polri dengan media tidak hanya berorientasi pada publikasi kegiatan, tetapi juga membuka ruang kontrol sosial yang konstruktif. Dalam konteks ini, pers dipandang berperan sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas agar pelayanan publik berjalan sesuai prinsip transparansi dan kepentingan masyarakat.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban.