Jaksa Agung Minta Jajaran Kejaksaan Jaga Kepercayaan Publik dan Netralitas Menjelang Pemilu 2024

Jaksa Agung Minta Jajaran Kejaksaan Jaga Kepercayaan Publik dan Netralitas Menjelang Pemilu 2024

JAKARTA — Jaksa Agung ST Burhanuddin mengapresiasi jajaran insan Adhyaksa yang dinilai terus menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pencari keadilan. Menurutnya, upaya tersebut turut meningkatkan marwah institusi Kejaksaan.

Pernyataan itu disampaikan Burhanuddin dalam kunjungan kerja secara virtual dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H di lingkungan Kejaksaan RI, Kamis (4/5/2023).

Burhanuddin menyebut kerja keras dengan integritas serta pelaksanaan tugas yang profesional dan proporsional, dengan mengedepankan keadilan berdasarkan hati nurani, telah menempatkan Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat saat ini.

Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran Kejaksaan jemawa. Burhanuddin menilai pencapaian kepercayaan publik bukan hal mudah, sementara mempertahankan atau meningkatkannya akan lebih sulit.

Ia menekankan kepercayaan masyarakat tidak boleh disia-siakan dan harus dijaga serta terus ditingkatkan secara berkesinambungan melalui kinerja yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Burhanuddin juga meminta jajaran Kejaksaan tetap memperhatikan sense of humanity dalam setiap langkah, menjaga semangat kerja, dan membangun pencapaian positif lainnya.

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin turut menyinggung hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 30 April 2023. Survei tersebut mencatat tingkat kepercayaan publik kepada Kejaksaan berada pada level 80,6 persen dan menempatkan Kejaksaan di posisi tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya.

Ia mengatakan capaian itu menjadi yang tertinggi dalam kurun sembilan tahun terakhir dan menunjukkan tren peningkatan. Pada survei sebelumnya pada Februari 2023, tingkat kepercayaan publik kepada Kejaksaan tercatat 77,8 persen, atau naik 2,8 persen.

Menjelang tahun politik, Burhanuddin juga mengimbau seluruh Korps Adhyaksa dan keluarga untuk menjaga dan memelihara netralitas, serta tidak menunjukkan keberpihakan kepada peserta kontestasi pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2024. Ia meminta jajaran Kejaksaan mewaspadai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan dalam seluruh tahapan pemilihan, serta melakukan mitigasi penyelesaian bahkan sebelum masalah muncul ke permukaan.

Burhanuddin juga meminta peningkatan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk unsur anggota Sentra Penegakan Hukum Terpadu, apabila terdapat pelanggaran dalam tahapan pemilihan. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif selama kontestasi politik serta melaksanakan penegakan hukum yang tidak memihak dan bebas dari kepentingan politik tertentu.

Sejumlah pejabat hadir dalam kunjungan kerja tersebut, antara lain Ketua Komisi Kejaksaan RI, Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, para staf ahli Jaksa Agung, pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung, serta para kepala Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, dan Cabang Kejaksaan Negeri beserta jajaran. Turut hadir pula pejabat Kejaksaan pada perwakilan RI di Bangkok, Hongkong, Riyadh, dan Singapura.