Itdam II/Sriwijaya Mulai Audit Kinerja di Kodam II/Sriwijaya lewat Taklimat Awal

Itdam II/Sriwijaya Mulai Audit Kinerja di Kodam II/Sriwijaya lewat Taklimat Awal

Inspektorat Kodam II/Sriwijaya (Itdam II/Sriwijaya) mengawali pelaksanaan pengawasan audit kinerja di lingkungan Kodam II/Sriwijaya dengan menggelar taklimat awal di Gedung Nasution, Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal audit yang melibatkan sejumlah staf umum, mulai dari Staf Perencanaan, Staf Intelijen, Staf Operasi, Staf Personel, Staf Logistik, Staf Teritorial, Detasemen Markas, hingga Keuangan Makodam II/Sriwijaya.

Pengawasan tersebut dijadwalkan berlangsung selama enam hari, hingga 26 Januari 2026. Audit kinerja ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memeriksa kesesuaian program kerja serta penggunaan anggaran dengan perencanaan dan prosedur yang berlaku.

Dalam sambutan tertulis Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis yang dibacakan Dandenmadam II/Sriwijaya Kolonel Inf Sentot Dwi Purnomo, pengawasan disebut sebagai implementasi fungsi kontrol dalam manajemen modern. Fungsi ini dipandang penting sebagai alat kendali untuk memastikan mekanisme kerja organisasi berjalan lancar, terutama terkait penggunaan anggaran dan pelaksanaan program agar tepat sasaran.

Pangdam juga menekankan bahwa pengawasan diperlukan untuk mewujudkan organisasi yang tertib administrasi dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, jajaran Staf Umum Makodam II/Sriwijaya diharapkan dapat bekerja lebih efektif, taat regulasi, serta menjaga transparansi dalam setiap kegiatan operasional, sehingga organisasi tetap sehat dan terhindar dari potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program kerja maupun anggaran.

Sementara itu, Irdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution dalam sambutan yang dibacakan Irutben Kolonel Arh Agung Rakhman W menyampaikan bahwa pengawasan kali ini tidak hanya berupa audit, tetapi juga mencakup reviu, pemantauan, dan evaluasi secara menyeluruh. Tim Itdam II/Sriwijaya akan melakukan pengawasan terhadap aspek program dan nonprogram, termasuk kebijakan Pangdam II/Sriwijaya, dengan harapan terbangun sinergi antarpihak terkait demi kelancaran organisasi.

Ia menegaskan keberhasilan pengawasan bergantung pada kerja sama yang baik antarlini. Dalam konsep Tri Line, lini pertama berperan mengelola risiko dan pengendalian, lini kedua melakukan pembinaan dan pengawasan, sedangkan lini ketiga memberikan jaminan independen. Melalui sinergi tersebut, pengawasan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi serta mengoptimalkan penggunaan anggaran dan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan.