Kualitas udara di Medan, Sumatra Utara, dan Pontianak, Kalimantan Barat, tercatat sebagai yang terburuk di Indonesia pada Kamis pagi, 22 Januari 2026. Berdasarkan pantauan situs pemantau kualitas udara global IQAir, kedua kota berada pada kategori “tidak sehat”.
Pada pukul 07.22 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Medan tercatat 158, sedangkan Pontianak 153. IQAir menyebut, ketika kualitas udara masuk kategori tidak sehat, masyarakat umum—terutama kelompok sensitif—dapat mulai mengalami dampak kesehatan.
Kelompok sensitif yang dimaksud meliputi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru. Dalam kondisi seperti ini, IQAir menyarankan masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga beberapa kali mengimbau penggunaan masker, terutama di wilayah dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Selain Medan dan Pontianak, sejumlah kota lain di Indonesia juga mencatat kualitas udara yang perlu diwaspadai pada Kamis pagi. Jakarta berada pada AQI 89 (kategori sedang), disusul Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan AQI 88, serta Kota Jambi, Jambi, dengan AQI 82—keduanya juga masuk kategori sedang.
Sementara itu, kualitas udara terbaik di Indonesia pagi ini tercatat di Bogor, Jawa Barat, dengan AQI 33 (kategori baik). Badung, Bali, juga berada pada kategori baik dengan AQI 44.
Dalam perbandingan global, beberapa kota besar dilaporkan memiliki kualitas udara sangat baik, bahkan mencapai AQI 0, antara lain Manila (Filipina), Kabul (Afganistan), dan Amsterdam (Belanda). Auckland (Selandia Baru) juga tercatat baik dengan AQI 6.
Di sisi lain, sejumlah kota menunjukkan kondisi yang jauh lebih buruk. Lahore (Pakistan) tercatat sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk pada pagi ini dengan AQI 385 (kategori berbahaya). Kota lain yang masuk kategori sangat tidak sehat antara lain Delhi (India) dengan AQI 292, Sarajevo (Bosnia Herzegovina) dengan AQI 244, Krakow (Polandia) dengan AQI 213, dan Dhaka (Bangladesh) dengan AQI 212.
Indeks Kualitas Udara atau AQI merupakan indikator yang menggambarkan tingkat konsentrasi polutan di udara untuk menentukan kategori kualitas udara. Dalam data ini, kategori AQI merujuk pada konsentrasi partikel halus PM2,5.

