Sejumlah unggahan di media sosial menarasikan bahwa tersangka penyekapan, Taufik Hidayat, tertangkap kamera saat sedang diinterogasi polisi. Unggahan tersebut menyertakan sebuah foto yang memperlihatkan sosok mirip Taufik berada di ruang interogasi bersama polisi, dengan tangan terikat dan mengenakan hoodie berwarna biru.
Narasi itu beredar setelah Taufik ditangkap polisi di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 23 Juni 2026. Namun, klaim bahwa foto tersebut merupakan dokumentasi interogasi polisi tidak didukung bukti yang dapat diverifikasi.
Foto yang beredar tidak ditemukan dalam pemberitaan kredibel mana pun. Selain itu, polisi disebut tidak pernah mengeluarkan rilis yang memuat foto seperti yang beredar di media sosial.
Jika dicermati, terdapat sejumlah kejanggalan pada gambar tersebut. Kejanggalan yang paling menonjol adalah alat pengikat yang hanya terlihat berada di tangan kanan Taufik. Detail ini menjadi indikasi bahwa foto tersebut merupakan hasil rekayasa.
Pengujian menggunakan alat pendeteksi konten sintetis menunjukkan hasil yang menguatkan dugaan tersebut. Hive Moderation menilai foto itu memiliki probabilitas 93,3 persen sebagai AI generatif, sementara TruthScan menunjukkan hasil 96 persen.
Dengan demikian, narasi yang menyebut foto itu sebagai dokumentasi interogasi polisi terhadap Taufik Hidayat merupakan hoaks, dan gambar yang beredar diduga kuat dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.