ESDM Dorong Transformasi Industri Tambang, Keberlanjutan Jadi Fokus

ESDM Dorong Transformasi Industri Tambang, Keberlanjutan Jadi Fokus

JAKARTA — Isu keberlanjutan di sektor pertambangan kian menjadi sorotan publik seiring meningkatnya tuntutan terhadap praktik industri yang lebih bertanggung jawab. Pertambangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai kegiatan ekstraksi sumber daya, tetapi juga sebagai sektor yang berdampak langsung pada lingkungan, masyarakat sekitar, serta arah transisi energi nasional.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Siti Sumilah Rita, menekankan pentingnya kolaborasi untuk mempercepat penerapan kebijakan good mining practice. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat mendorong kontribusi pelaku industri terhadap agenda pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kompetisi seperti MineXcellence, kita bisa melihat potensi luar biasa dari pelaku industri dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ujar Siti dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Dalam konteks tersebut, inovasi, efisiensi, dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan jangka panjang industri tambang di Indonesia. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan sosial dan lingkungan, sekaligus mempertahankan daya saing industri di tengah dinamika global.

Direktur Eksekutif IMA-API periode 2024-2025, Hendra Sinadia, menilai aspek inovasi menjadi hal yang paling menonjol dari para peserta. Ia menyebut berbagai gagasan yang muncul tidak hanya berfokus pada sisi teknis, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial serta masa depan industri.

“Yang paling menonjol menurut saya adalah sisi inovatifnya. Hampir semua peserta tampil dengan ide-ide yang tidak hanya teknis, tapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan masa depan industri. Itu yang menurut saya penting,” kata Hendra.