Direktorat PAUD Tekankan Peran Kepala Satuan dalam Transparansi Dana Revitalisasi

Direktorat PAUD Tekankan Peran Kepala Satuan dalam Transparansi Dana Revitalisasi

Batu – Direktorat PAUD bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana bantuan revitalisasi satuan pendidikan. Dalam pelaksanaannya, kepala satuan pendidikan disebut memegang tanggung jawab utama untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.

Meski satuan pendidikan telah membentuk tim pelaksana, seperti Badan Pengelola Sarana Pendidikan (BPSP), Direktorat PAUD menyatakan tanggung jawab akhir pada proses pemeriksaan dan audit tetap berada pada kepala sekolah. Tanggung jawab itu melekat berdasarkan surat keputusan yang menjadi dasar penetapan penerima sekaligus pengelola bantuan.

Direktorat PAUD yang didukung BBPMP Jawa Timur mendorong kepala satuan pendidikan menjalankan pengawasan secara aktif. Ketelitian, ketegasan, dan kehati-hatian dinilai penting agar setiap dana bantuan digunakan sesuai peruntukan dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diberikan pada peran kepala sekolah perempuan yang banyak memimpin satuan PAUD. Sikap cermat dan kemampuan mengelola proses secara detail dinilai dapat menjadi kekuatan untuk mencegah kesalahan administrasi maupun potensi penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan.

Direktorat PAUD menekankan bahwa pekerjaan konstruksi yang tidak sesuai rancangan, kurang tepat dalam pengerjaan, atau tidak memenuhi standar kualitas perlu segera ditindaklanjuti. Kepala sekolah berkewajiban memastikan pelaksana teknis melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Pengawasan pembangunan, menurut Direktorat PAUD, tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada pihak luar. Kepala satuan pendidikan tetap harus terlibat langsung dalam mengendalikan dan memantau perkembangan pekerjaan secara berkala.

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan ke-48, sebanyak 238 satuan PAUD resmi menjadi penerima bantuan. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak usia dini.