Sebuah unggahan foto di Facebook menampilkan kartu bertuliskan “ATM MBG Anak Indonesia” yang menyerupai kartu ATM. Dalam foto itu, kartu tampak dipegang di sebuah dapur yang juga memperlihatkan mesin bertuliskan “MBG”. Unggahan tersebut mempertanyakan kebenaran informasi bahwa dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan ditransfer kepada setiap anak melalui kartu tersebut.
Dalam narasinya, pengunggah menulis, “Semoga aja bukan hoax ya bunda2..katanya duit MBG akan di transfer ke ATM ini..”.
Berdasarkan penelusuran, ANTARA memeriksa foto tersebut menggunakan AI Detector Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan gambar itu terindikasi sebagai hasil kecerdasan buatan (AI) atau deepfake dengan tingkat 99,6 persen.
Selain itu, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) maupun Kementerian Keuangan yang menyebut penyaluran dana MBG secara langsung kepada setiap anak melalui kartu ATM.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) disebut tengah berfokus pada penataan dan keberlanjutan lebih dari 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan program MBG di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pembenahan titik pelayanan MBG dibagi menjadi dua tahap prioritas. Wilayah dengan angka stunting tinggi, seperti Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur, ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
Pemerintah juga menargetkan pemutakhiran data 63 juta penerima manfaat serta penyesuaian sasaran penerima MBG rampung dalam waktu satu bulan.
Dengan demikian, klaim bahwa pemerintah akan mentransfer dana MBG kepada setiap anak melalui kartu “ATM MBG” dinyatakan hoaks.