Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi dan reformasi pengelolaan dana hibah serta bantuan sosial (bansos) di tengah situasi sensitif yang sedang dihadapi pemda.
Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas perkembangan yang muncul sejak akhir tahun 2025, ketika pemerintah daerah mulai menghadapi kasus dugaan yang berkaitan dengan isu tersebut.
Dalam pernyataannya, Bupati menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dana hibah dan bansos agar lebih akuntabel dan terbuka, terutama ketika pemerintah daerah berada dalam sorotan akibat proses penyelidikan yang berjalan.

