Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri kegiatan Vaksin Indonesia Bangkit yang digelar DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis di Gedung Cik Puan Bengkalis, Rabu (20/10/2021). Kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 dosis vaksin pertama diberikan secara gratis kepada masyarakat Kabupaten Bengkalis. Acara ini turut dihadiri sejumlah legislator, di antaranya H. Abdul Wahid selaku Anggota DPR RI Dapil Provinsi Riau sekaligus Ketua DPW PKB Riau, serta Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi PKB H. Sugianto dan Misliadi.
Serahkan proposal usulan bidang kelautan dan perikanan
Selain menghadiri pembukaan, Kasmarni juga menyerahkan proposal kepada legislator pusat dan Provinsi Riau terkait usulan APBN pada bidang kelautan dan perikanan. Ia berharap dukungan dari DPR RI dan DPRD Provinsi Riau dapat memperkuat agenda pembangunan daerah, terutama dalam aspek dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Kasmarni menyampaikan permohonan agar usulan dana alokasi khusus bidang perikanan dapat diperjuangkan. Menurutnya, Kabupaten Bengkalis merupakan bagian dari wilayah maritim Indonesia sehingga dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan.
Apresiasi kegiatan vaksinasi
Kasmarni mengucapkan terima kasih kepada PKB yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi. Ia menilai dukungan dari organisasi maupun partai turut membantu pemerintah daerah dalam mencapai target vaksinasi masyarakat.
“Dengan adanya vaksin ini, tentu sangat memberikan dampak positif dan membantu kami di daerah, dalam menambah kuota vaksin serta dapat mempercepat capaian herd immunity di Kabupaten Bengkalis,” ujar Kasmarni.
Komitmen terhadap pesantren dan madrasah
Dalam kesempatan yang sama, Kasmarni juga menyinggung peringatan Hari Santri Nasional serta pekerjaan rumah pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak santri. Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap menjadikan pesantren dan madrasah sebagai prioritas.
Kasmarni mencontohkan program beasiswa khusus tahfidz Qur’an yang telah disediakan pemerintah daerah. Menurutnya, program tersebut diyakini dapat memperkuat nilai-nilai agama menuju masyarakat yang berkarakter.

