Rangkaian hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Karangasem pada awal 2026 memicu berbagai bencana di hampir seluruh wilayah. Kejadian yang muncul mencakup pohon tumbang, tanah longsor, banjir, dan sejumlah jenis bencana lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyampaikan bahwa sepanjang 1 hingga 25 Januari 2026 tercatat 58 kejadian bencana di daerah tersebut. Total kerugian akibat rangkaian peristiwa itu ditaksir mencapai Rp 2 miliar.
Berdasarkan data BPBD, bencana yang paling dominan adalah pohon tumbang dengan 28 kejadian. Jenis bencana terbanyak berikutnya adalah tanah longsor sebanyak 16 kejadian. Sementara itu, sisanya terdiri dari beberapa jenis bencana lain dengan jumlah kejadian yang relatif merata.

