Bawaslu Kembangkan Aplikasi Cermat untuk Transparansi dan Pemantauan Kinerja Berjenjang

Bawaslu Kembangkan Aplikasi Cermat untuk Transparansi dan Pemantauan Kinerja Berjenjang

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI tengah mengembangkan aplikasi Cermin Akuntabilitas Kinerja (Cermat) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi kinerja kepada publik. Pengembangan aplikasi ini juga ditujukan untuk memperkuat monitoring dan evaluasi kinerja jajaran Bawaslu di berbagai tingkatan.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menjelaskan bahwa Cermat mengacu pada Indikator Kinerja Utama (E-Monev) yang termuat di dalam aplikasi Cermin. Melalui sistem tersebut, Bawaslu berupaya memantau rekam jejak dan kinerja kelembagaan di tingkat daerah secara real-time, mencakup jajaran dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Ini sebuah langkah baru kita bersama, supaya nantinya, publik mengetahui bahwa Bawaslu terus bekerja secara terukur. Terukur itu mulai dari IKU, dan nantinya akan didokumentasikan dalam aplikasi,” kata Herwyn saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pre-Launching Aplikasi E-Monev IKU di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.

Herwyn menambahkan, tuntutan akuntabilitas merupakan kebutuhan mutlak bagi lembaga publik dan pegawai demokrasi. Selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu RI, ia menilai kehadiran Cermat dapat membantu mengatasi sejumlah kendala dalam pengawasan pemilu.

Salah satu kendala yang disorot adalah keterlambatan pelaporan kinerja dari daerah. Menurut Herwyn, aplikasi Cermat dirancang untuk mengotomatisasikan pembaruan data sehingga dokumen dan informasi kinerja dapat diperbarui sesuai data terbaru yang masuk ke dalam sistem.

“Kelemahan selama ini kan, kalau kita mau laporan, lama sekali. Ini harus kita akui, dan dengan aplikasi ini seluruh dokumen Cermat akan langsung diperbarui menyesuaikan data yang terbaru dimasukan ke dalam Cermat,” ujar Herwyn.