MEDAN—Pemerintah pusat menjadwalkan penyaluran bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara mulai Selasa, 27 Januari 2026. Penyaluran dilakukan setelah proses verifikasi dan validasi (verval) data penerima Bantuan Nasional Berbasis Aset (BNBA) dinyatakan rampung.
Ketua Tim Posko Penanganan Bencana Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung, mengatakan pemerintah saat ini terus memaksimalkan percepatan proses administrasi agar bantuan dapat segera diterima masyarakat.
“Bantuan perbaikan rumah dari pemerintah pusat, khusus bagi penerima yang telah selesai proses verval BNBA, dijadwalkan mulai disalurkan pada Selasa, 27 Januari, sepanjang tidak ada kendala teknis,” ujar Basarin, Minggu (25/1/2026).
Menurut Basarin, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah bekerja secara intensif untuk memastikan data penerima bantuan benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan. Langkah itu diperlukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari.
Namun, ia mengakui masih ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan, terutama terkait pendataan dan penyesuaian kebijakan teknis. “Kendala utama saat ini adalah proses verval data yang membutuhkan ketelitian tinggi. Selain itu, terjadi perubahan indikator kategori rumah rusak ringan,” katanya.
Basarin menjelaskan, indikator kerusakan rumah rusak ringan sebelumnya berada pada kisaran 1–30 persen, namun kini disesuaikan menjadi 20–30 persen. Perubahan tersebut membuat petugas lapangan perlu melakukan penyesuaian ulang terhadap data yang sudah masuk.
“Penyesuaian format lampiran data mengharuskan daerah memastikan kembali seluruh dokumen sesuai dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan, Basarin menegaskan pemerintah tetap berkomitmen mempercepat penyaluran bantuan dan memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh haknya. “Kami memahami kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak. Karena itu, seluruh jajaran posko bersama pemerintah daerah terus bekerja maksimal agar bantuan ini segera diterima dan dimanfaatkan,” ujarnya.
Pemerintah berharap penyaluran bantuan perbaikan rumah tersebut dapat membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

