Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, melakukan kunjungan strategis ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat nasional maupun daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Ayep Zaki diterima langsung oleh Ketua KPU RI. Diskusi utama mencakup evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024 serta pembahasan arah kebijakan kepemiluan ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Wali Kota Sukabumi menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Sukabumi yang berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi fondasi penting bagi kelangsungan pembangunan dan stabilitas pemerintahan daerah.
"Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Ketua KPU RI dan mendapatkan arahan terkait kerja-kerja KPU ke depan. Saya juga menyampaikan terima kasih karena Pilkada dan Pileg di Kota Sukabumi berjalan dengan sangat baik," ujar Ayep Zaki usai pertemuan.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam. Imam menegaskan bahwa kualitas demokrasi tidak dapat dibangun secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah.
"Titik tekannya adalah kolaborasi kelembagaan. Demokrasi harus terus dirawat agar benar-benar membawa kemaslahatan dan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat," kata Imam.
Target Partisipasi Pemilih di Atas 80 Persen
Menjelang agenda politik mendatang, Wali Kota Ayep Zaki mengajak seluruh warga Kota Sukabumi untuk meningkatkan partisipasi dalam pemilu. Ia menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai lebih dari 80 persen dan berharap Sukabumi dapat menjadi daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan pemilu.
"Saya mengajak seluruh baraya Kota Sukabumi untuk hadir ke TPS. Mari kita targetkan partisipasi di atas 80 persen agar Kota Sukabumi menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia. Dari Sukabumi untuk Indonesia," pungkasnya optimistis.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan KPU, Kota Sukabumi menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya berhasil secara administratif, tetapi juga matang dalam praktik demokrasi.