Wabup Kubu Raya Minta Penyaluran CSR Perusahaan Sawit Lebih Transparan dan Libatkan Pemda

Wabup Kubu Raya Minta Penyaluran CSR Perusahaan Sawit Lebih Transparan dan Libatkan Pemda

Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, menyoroti pentingnya transparansi penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Ia meminta agar penyaluran CSR melibatkan pemerintah daerah dan dibuka kepada publik agar peruntukannya jelas.

Menurut Sukiryanto, saat ini terdapat sekitar 27 perusahaan sawit yang beroperasi di Kubu Raya. Ia berharap keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mengatasi dampak sosial dan infrastruktur yang muncul akibat aktivitas perusahaan.

“Kami ingin CSR yang disalurkan perusahaan benar-benar transparan dan melibatkan pemerintah daerah. Silakan dicatat dan dibuka kepada publik agar jelas peruntukannya, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” kata Sukiryanto, Selasa (2/6/2026).

Ia menilai dana CSR semestinya diarahkan untuk membantu mengatasi dampak yang dirasakan masyarakat, seperti kerusakan jalan, pembangunan fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Sukiryanto menyebut pemerintah daerah kerap berada dalam posisi sulit ketika masyarakat mengeluhkan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas perusahaan, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas. “Ketika jalan rusak, masyarakat mengadu kepada pemerintah daerah. Padahal kemampuan APBD kita juga terbatas. Karena itu, CSR harus benar-benar diarahkan untuk membantu mengatasi dampak yang muncul di wilayah sekitar perusahaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah memiliki regulasi yang mengatur pemanfaatan CSR agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Ke depan, ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan semakin kuat sehingga manfaat investasi sawit dapat dirasakan lebih luas.

“Kita tidak anti investasi. Justru kita mendukung investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Yang kita harapkan adalah kehadiran perusahaan juga membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Melalui pengelolaan CSR yang transparan dan akuntabel, Sukiryanto optimistis hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terjalin lebih harmonis sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Kubu Raya.