Video Kerumunan Ingin Naik Kapal di Tel Aviv Diduga Rekayasa AI, Narasi Pengungsian Warga Israel Dipertanyakan

Video Kerumunan Ingin Naik Kapal di Tel Aviv Diduga Rekayasa AI, Narasi Pengungsian Warga Israel Dipertanyakan

Sebuah video yang memperlihatkan kerumunan orang berdesakan untuk masuk ke sebuah kapal laut beredar di media sosial pada pertengahan April 2026. Dalam narasi yang menyertai unggahan, peristiwa itu diklaim terjadi di Pelabuhan Tel Aviv, Israel.

Unggahan tersebut menyebut kerumunan itu sebagai warga Israel yang panik dan berusaha meninggalkan negaranya. Kepanikan, menurut narasi video, dipicu peperangan Israel dengan Iran, sehingga mereka mengungsi karena takut menjadi korban serangan rudal Iran.

Namun, penelusuran menemukan sejumlah kejanggalan pada video itu. Salah satunya terkait klaim nama kapal yang disebut sebagai Sea Spirit. Tidak ditemukan informasi bahwa ada kapal bernama Sea Spirit yang menempuh jalur Tel Aviv.

Selain itu, Sea Spirit diketahui sebagai kapal pesiar, bukan kapal penumpang. Tidak ada pula informasi bahwa kapal Sea Spirit digunakan sebagai penampung pengungsi Israel.

Kejanggalan lain tampak pada visual orang-orang di dalam video. Bagian kepala, wajah, dan tangan terlihat aneh serta tidak proporsional. Temuan ini menjadi indikasi bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).

Dengan sejumlah kejanggalan tersebut, narasi yang menyebut video itu sebagai kejadian pengungsian warga Israel di Pelabuhan Tel Aviv terindikasi sebagai informasi keliru.