Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri Assiddiqi, diduga bermain gim di telepon genggam sambil merokok saat rapat kerja dengar pendapat. Peristiwa itu disebut terjadi pada Senin, 11 Mei 2026.
Rapat tersebut diketahui dihadiri Dinas Kesehatan, BPJS, serta seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Jember. Agenda rapat membahas penanganan stunting dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember.
Dalam rekaman yang viral, Achmad Syahri tampak memainkan ponsel di tengah forum resmi sambil merokok. Tayangan itu memicu kritik dari masyarakat. Sejumlah warganet menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan etika dalam forum pemerintahan dan menunjukkan ketidakseriusan dalam pembahasan persoalan kesehatan publik, terutama isu stunting yang masih menjadi perhatian di Jember.
Menanggapi video yang viral itu, Ketua DPC Partai Gerindra Jember, Ahmad Halim, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Ia menyatakan partai akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui mekanisme internal dan Badan Kehormatan (BK) DPRD.
“Kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga DPRD, tentu prosesnya itu kita tegur yang bersangkutan karena tidak menerapkan sistem-sistem kedisiplinan maupun attitude, serta beretika ketika di ruang rapat. Nanti kita akan proses di BK dan dikaji seperti apa, kemudian secara kelembagaan mungkin akan ada sanksi administratif,” kata Ahmad Halim.
Setelah video tersebut menyebar, perhatian publik tidak hanya tertuju pada perilaku Achmad Syahri dalam rapat, tetapi juga pada latar belakang keluarganya yang dikenal di dunia politik dan pendidikan keagamaan di Jember.
Achmad Syahri Assiddiqi diketahui merupakan anak pertama dari Achmad Fadil Muzakki Syah atau Fadil. Ayahnya pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2009–2014 dari Fraksi PKB dan 2019–2024 dari Fraksi NasDem.
Nama Fadil sebelumnya juga sempat menjadi sorotan pada pelantikan anggota DPR RI Oktober 2019, ketika ia viral setelah membawa tiga istrinya ke Gedung Senayan. Pada momen yang sama, ia juga sempat tertangkap kamera tertidur saat proses pelantikan berlangsung.
Selain berasal dari keluarga politik, Achmad Syahri juga disebut sebagai cucu KH Muzakki Syah, pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodri Jember. Pesantren tersebut diketahui memiliki sekitar 3.500 santri serta lembaga pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, yakni STAIQOD.
Dalam sejumlah kegiatan reses, Achmad Syahri juga dikenal mengangkat isu pendidikan. Salah satu tema reses yang pernah digunakannya berbunyi, “Melalui reses kita tingkatkan kualitas pendidikan.”