Departemen Urusan Politik Kementerian Keamanan Publik Vietnam menggelar pertemuan di Hanoi pada malam 16 Juni untuk menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan arahan kepada delegasi polisi wanita yang akan menghadiri Kongres Nasional Perwakilan Perempuan ke-14.
Dalam pertemuan tersebut, Mayor Jenderal Ngo Hoai Thu—anggota Komite Eksekutif Pusat Persatuan Wanita Vietnam, Wakil Direktur Departemen Urusan Politik, sekaligus Ketua Delegasi Wanita Kementerian Keamanan Publik—menyampaikan ringkasan kegiatan perempuan di lingkungan kementerian serta kesiapan delegasi perempuan dari Pasukan Keamanan Publik yang akan mengikuti kongres.
Ia menjelaskan, Asosiasi Perempuan Kementerian Keamanan Publik telah menjalankan sejumlah kegiatan sebelum, selama, dan setelah kongres. Kegiatan itu mencakup sosialisasi luas mengenai capaian perempuan di seluruh negeri dan perempuan di dalam pasukan Keamanan Publik pada periode sebelumnya, serta pelaksanaan resolusi kongres perempuan di berbagai tingkatan dalam Pasukan Keamanan Publik untuk periode berikutnya.
Secara khusus, asosiasi tersebut menyiapkan stan pameran bertema “Wanita di Kepolisian: Persatuan - Keberanian - Kecerdasan - Kemanusiaan - Kreativitas” dan menyiapkan materi untuk presentasi langsung di kongres. Mereka juga berkoordinasi dengan Akademi Kepolisian Rakyat untuk menggelar pertunjukan drum tradisional guna menyambut para delegasi, serta bekerja sama dengan Departemen Keamanan Siber dan Pencegahan Kejahatan Teknologi Tinggi untuk menyalurkan 1.000 hadiah kepada delegasi kongres.
Pertemuan dipimpin Mayor Jenderal Pham Kim Dinh, Direktur Departemen Urusan Politik. Ia menyampaikan ucapan selamat, salam persahabatan, dan apresiasi kepada para delegasi yang akan menghadiri kongres.
Dalam arahannya, Pham Kim Dinh menegaskan bahwa 39 delegasi yang hadir di kongres bukan hanya menjadi kehormatan bagi diri mereka, keluarga, dan unit masing-masing, tetapi juga kebanggaan bersama bagi perempuan di Pasukan Keamanan Publik Rakyat. Menurutnya, para delegasi merupakan perwakilan yang menonjol dan diharapkan dapat menyumbangkan pandangan penting bagi pengembangan gerakan perempuan ke depan.
Ia juga menyinggung tugas perempuan di Pasukan Keamanan Publik Rakyat yang mencakup perlindungan keamanan nasional, pemeliharaan ketertiban dan keamanan sosial, serta kontribusi dalam pembangunan pasukan yang “revolusioner, profesional, elit, dan modern” untuk menjawab tuntutan situasi baru. Selain itu, ia mendorong pelaksanaan gerakan keteladanan, kampanye, dan program kesejahteraan sosial yang berfokus pada perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan.
Pham Kim Dinh menilai, dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama dan gerakan perempuan di dalam Kepolisian Rakyat menunjukkan kemajuan yang signifikan, sejalan dengan tuntutan tugas kepolisian dan perkembangan gerakan perempuan Vietnam dalam situasi baru. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Wanita Kementerian Keamanan Publik sebagai lembaga tetap atas saran dan usulan yang dinilai efektif dalam menciptakan kondisi yang mendukung kontribusi polisi wanita.
Direktur Departemen Urusan Politik itu meminta para delegasi untuk terus memberikan masukan yang relevan terhadap dokumen-dokumen kongres, berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan—terutama diskusi kelompok—serta berbagi pengalaman, model inovatif, dan metode yang efektif. Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan pemikiran dan aspirasi yang sah dari petugas dan anggota perempuan di kepolisian.
Dengan persetujuan pimpinan Kementerian Keamanan Publik, pada kesempatan tersebut Pham Kim Dinh turut menyerahkan hadiah kepada para delegasi sebagai bentuk dukungan menjelang Kongres Nasional Perwakilan Perempuan ke-14.