Sebuah unggahan di Facebook dari akun bernama “Ahmad Muhaimin S, Sos.” menyebarkan tautan yang disertai narasi bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) resmi membuka 190.000 lowongan Petugas Sensus Ekonomi 2026. Dalam unggahan itu juga dicantumkan informasi mengenai gaji Rp2–4 juta, pelatihan, serta pendaftaran online melalui tautan yang dibagikan.
Hingga Rabu, 11 Februari 2026, unggahan tersebut tercatat telah mendapatkan sekitar 250 tanda suka dan 30 komentar. Tautan yang sama juga ditempatkan pada bagian bio profil akun tersebut.
Berdasarkan penelusuran yang dimuat turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo memeriksa tautan yang beredar. Hasilnya, tautan tersebut mengarah ke laman formulir digital yang meminta pengguna mengisi data pribadi, seperti nama, alamat, dan nomor Telegram.
Tautan itu tidak mengarah ke situs resmi BPS maupun portal resmi rekrutmen mitra statistik. Pola semacam ini dinilai serupa dengan modus penipuan yang bertujuan mengumpulkan data pribadi pengguna.
Kesimpulannya, unggahan berisi tautan “pendaftaran petugas sensus ekonomi 2026” tersebut dikategorikan sebagai konten tiruan (impostor content). Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar di media sosial sebelum mengakses tautan atau membagikan data pribadi.

