Survei IndekStat Awal 2026: Golkar Terpopuler, Gerindra Paling Disukai Publik

Survei IndekStat Awal 2026: Golkar Terpopuler, Gerindra Paling Disukai Publik

Partai politik memiliki peran penting dalam demokrasi Indonesia, mulai dari menyalurkan aspirasi masyarakat hingga menjadi wadah rekrutmen calon pemimpin. Dalam praktiknya, dukungan publik menjadi modal sosial yang menentukan peluang partai menempatkan kader di lembaga eksekutif maupun legislatif, sekaligus memengaruhi arah kebijakan publik.

Survei nasional IndekStat pada awal 2026 memotret dua indikator utama yang kerap menjadi perhatian dalam kontestasi politik: tingkat popularitas (pengenalan publik) dan likeabilitas (tingkat kesukaan). Hasilnya menunjukkan perbedaan susunan peringkat antara partai yang paling dikenal dan partai yang paling disukai.

Dalam aspek popularitas, Partai Golkar menempati posisi teratas dengan tingkat pengenalan 94,4%. Survei ini juga mencatat sejumlah kader Golkar berada pada posisi strategis pemerintahan periode 2024–2029, antara lain Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Nama lain yang disebut antara lain Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian), Meutya Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital), Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga), Nusron Wahid (Menteri Agraria dan Tata Ruang), serta Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Di bawah Golkar, Partai Gerindra berada di peringkat kedua popularitas dengan 94,2%, disusul PDI Perjuangan 92,4%. Lima besar dilengkapi Partai Demokrat 87,9% dan PAN 86,8%.

Berikutnya, Partai NasDem mencatat popularitas 86,2%, PKB 85,0%, dan PKS 77,2%. Dua partai non-parlemen juga masuk sepuluh besar pengenalan publik, yakni PPP 76,8% dan Perindo 73,4%.

Sementara itu, pada indikator likeabilitas terjadi pergeseran. Partai Gerindra menjadi partai paling disukai dengan 84,1%. Survei ini mengaitkan posisi Gerindra sebagai pemenang pemilihan presiden dan menempatkan kader pada jabatan strategis di kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah nama yang disebut antara lain Sugiono (Menteri Luar Negeri), Supratman Andi Agtas (Menteri Hukum), Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara), Maruarar Sirait (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman), serta Fadli Zon (Menteri Kebudayaan).

Partai Demokrat menempati urutan kedua tingkat kesukaan dengan 74,1%, diikuti Partai Golkar 71,5%. Selanjutnya, PKB meraih 65,8%, PAN 61,3%, dan Partai NasDem 60,7%.

PPP berada di posisi ketujuh dengan 59,3%, disusul PKS 58,8%, Perindo 53,7%, dan PDI Perjuangan berada di urutan kesepuluh dengan 51,3%.

Survei IndekStat dilaksanakan pada 11–25 Januari 2026 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah memiliki hak pilih untuk Pemilu 2029. Penelitian melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara proporsional dengan keseimbangan laki-laki dan perempuan. Sampel diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,89%. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih.