Survei Edelman 2022: Kepercayaan Publik Indonesia terhadap Demokrasi Peringkat Ketiga Dunia

Survei Edelman 2022: Kepercayaan Publik Indonesia terhadap Demokrasi Peringkat Ketiga Dunia

Edelman Trust Barometer merilis hasil survei tahun 2022 yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik Indonesia terhadap demokrasi tergolong tinggi, bahkan melampaui sejumlah negara maju. Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam tingkat kepercayaan terhadap demokrasi.

Posisi teratas ditempati China, disusul Uni Emirat Arab (UEA) di peringkat kedua. Indonesia mencatat skor rata-rata 75, naik 3 poin dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya. Sementara itu, China meraih skor 83 dan UEA memperoleh skor 76.

Di sisi lain, Edelman mencatat publik di beberapa negara maju—seperti Jerman, Amerika Serikat, dan Rusia—masuk dalam kelompok distrust atau tidak percaya terhadap demokrasi di negaranya.

Metodologi survei

Edelman Trust Barometer merupakan survei tahunan yang mengukur tingkat kepercayaan dan kredibilitas, dengan variabel yang mencakup empat bidang: bisnis, pemerintahan, NGO atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan media.

Survei ini melibatkan lebih dari 36.000 responden di 28 negara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara online pada 1–24 November 2021.

Rincian kepercayaan publik di empat bidang

1) Kepercayaan terhadap bisnis

Dalam bidang bisnis, Indonesia berada di peringkat kedua setelah China. Tingkat kepercayaan terhadap bisnis di Indonesia tercatat 81%, naik 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Hasil ini menggambarkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menilai pengelolaan bisnis dan ekonomi—baik di dalam maupun luar negeri—dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.

2) Kepercayaan terhadap pemerintah

Kepercayaan publik terhadap pemerintah Indonesia juga tergolong tinggi. Indonesia disebut masuk empat besar negara dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap pemerintahan.

  • Indonesia: 76% (naik 6% dari tahun sebelumnya)
  • China: 91%
  • UEA: 87%
  • Arab Saudi: 82%

Sementara itu, beberapa negara yang masuk kelompok distrust dalam bidang ini antara lain Amerika Serikat (39%), Jepang (36%), dan Argentina (22%).

3) Kepercayaan terhadap LSM

Pada bidang LSM, Indonesia berada di peringkat kelima dengan tingkat kepercayaan 70%. Ini menjadi posisi terendah Indonesia dibandingkan bidang lainnya dalam survei tersebut.

  • India: 78%
  • China: 77%
  • Kenya: 73%
  • UEA: 73%
  • Indonesia: 70%

4) Kepercayaan terhadap media

Dalam bidang media, Indonesia menempati posisi kedua dengan tingkat kepercayaan 73%, naik 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, survei juga mencatat tingginya kecemasan publik di Indonesia terhadap fake news atau berita hoaks.

  • Kecemasan terhadap hoaks di Indonesia: 83% (peringkat kedua)
  • Spanyol: 84% (peringkat pertama)